Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Apple Gandeng Samsung Untuk Bangun Fasilitas Produksi Sensor Kamera di Texas

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:05 WIB
ilustrasi ponsel iPhone 17 Pro
ilustrasi ponsel iPhone 17 Pro

RADARTUBAN - Meskipun terlihat saling sikut dalam persaingan di industri ponsel pintar, tetapi dibalik layar hubungan Apple dengan Samsung semakin harmonis.

Setelah menjalin kerja sama di sektor layar ponsel, kini keduanya kembali berkolaborasi untuk memproduksi sensor gambar CMOS di Texas, Amerika Serikat.

Fasilitas produksi tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi pada bulan Maret tahun depan.

Fasilitas ini akan berfokus pada produksi sensor kamera untuk jajaran iPhone 18 yang menggunakan teknologi 3 stack hybrid bonding.

Teknologi ini merupakan gabungan dari tiga lapisan sensor yang masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda.

Lapisan pertama akan menangkap cahaya, lapisan kedua akan memproses cahaya yang ditangkap tersebut, kemudian akan diproses menjadi sinyal digital melalui lapisan ketiga.

Teknologi yang digunakan ini membuat ukuran sensor kamera dapat diperkecil sekaligus meningkatkan kinerjanya, mengurangi noise dan membuat kualitas foto ataupun video tetap optimal meskipun dalam suasana yang minim cahaya.

Selama ini Apple selalu mengandalkan Sony untuk memasok sensor kamera pada iPhone. Hanya saja penundaan produksi Sony membuat Apple mencari opsi lain yakni Samsung.

Perusahaan asal Korea Selatan itu menjadi mitra yang strategis mengingat Samsung juga menguasai teknologi sensor kamera CMOS.

Keputusan ini juga sejalan dengan kebijakan AS yang terus mengutamakan produksi dalam negeri.

Pasalnya hingga kini, Sony hanya memproduksi sensor kamera di Taiwan dan Jepang, yang membuat komponen elektronik tersebut akan dikenai tarif sesuai kebijakan Donald Trump.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari investasi besar Apple yang mencapai total $600 miliar untuk mengembangkan fasilitas R&D di dalam negeri. Sensor kamera ini kabarnya mampu merekam video hingga resolusi 8K dengan framerate tinggi.

Kolaborasi ini juga menandai hubungan yang lebih harmonis antara Samsung dan Apple setelah sempat renggang sejak 2011 ketika Apple beralih ke chip buatan TSMC.

Dengan pabrik baru ini, peluang Samsung untuk merebut pangsa pasar sensor kamera Sony menjadi kian terbuka seiring kerja samanya dengan Apple. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#iphone #CMOS #ponsel pintar #Sensor kamera #sony #samsung #apple #donald trump