RADARTUBAN - CD PROJEKT RED resmi mengarahkan fokusnya pada pengembangan sekuel baru dari game Cyberpunk 2077.
Meskipun studio yang berpusat di Polandia itu masih sibuk dengan pengembangan The Witcher IV, tetapi kantor barunya yang terletak di Boston, AS dikabarkan telah mulai menggarap sekuel yang diberi nama Project Orion ini.
Hingga bulan Juli lalu, tercatat ada 116 karyawan yang telah terlibat dalam fase pra-produksi Project Orion.
Jumlah tersebut diyakini akan terus bertambah seiring dibukanya lowongan kerja baru termasuk posisi Lead Network Engineer.
Melansir dari Wccftech, posisi ini akan berperan penting dalam merancang sistem jaringan serta mengembangkan framework multipemain secara online.
Hal tersebut jelas membuat penggemar berspekulasi bahwa sekuel game Cyberpunk 2077 akan menghadirkan fitur multipemain.
Hal tersebut sejatinya tidak mengagetkan, mengingat Cyberpunk 2077 sempat dirumorkan akan memiliki fitur serupa sebelum akhirnya batal dihadirkan.
Jika fitur ini dibawa ke sekuel Cyberpunk 2077, pemain akan disuguhkan pengalaman ala GTA Online tetapi dengan latar dunia yang futuristik yang menjadi ciri khas Night City.
Meskipun belum diumumkan secara resmi, CD PROJEKT RED menjanjikan pengalaman stabil dengan latensi yang rendah.
Selain soal multi pemain, aktor terkenal Keanu Reeves menyatakan keinginannya kembali untuk memerankan karakter Johnny Silverhand.
Sekuel Cyberpunk 2077 juga direncanakan akan menghadirkan kota baru yang berada di luar Night City dengan nuansa yang disebut sebagai Chicago yang gagal.
Meskipun hype game ini kembali naik, tetapi pemain sepertinya harus bersabar.
Pasalnya CD PROJEKT RED diperkirakan akan merilis Project Orion ini dalam kurun waktu empat hingga lima tahun mendatang, atau bahkan bisa lebih lama dari itu.
Tetapi dengan menghadirkan fitur multipemain, sekuel Cyberpunk 2077 berpotensi akan menjadi lompatan besar bagi waralaba game tersebut. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama