Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Google Perluas Verifikasi Usia Berbasis AI di YouTube, Picu Pro-Kontra

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 26 September 2025 | 17:34 WIB
Setelah uji coba, YouTube mulai perluas sistem verifikasi usia berbasis AI.
Setelah uji coba, YouTube mulai perluas sistem verifikasi usia berbasis AI.

RADARTUBAN - Sepertinya Google semakin terlihat serius untuk melakukan pembatasan akses YouTube ke pengguna mudanya.

Setelah uji coba pada bulan Februari lalu pada beberapa akun kecil, kini sistem verifikasi usia berbasis AI mulai diterapkan Google secara lebih luas.

Beberapa pengguna yang terdampak melaporkan munculnya pop up di aplikasi YouTube maupun web yang meminta mereka untuk memverifikasi usianya.

Hanya saja, pop up tersebut muncul secara acak meskipun pengguna telah berusia di atas 18 tahun.

Tidak mengherankan jika beberapa pengguna yang terdampak justru merasa terganggu dengan hadirnya pesan tersebut.

Menurut Google, sistem AI mereka akan menggunakan beragam sinyal seperti aktivitas menonton dan usia akun untuk memperkirakan umur dari penggunanya.

Jika terdeteksi oleh sistem pengguna berada di bawah umur, secara otomatis YouTube akan membatasi akses ke konten tertentu, menyesuaikan rekomendasi, serta menampilkan iklan yang tidak dipersonalisasi.

Sedangkan bagi pengguna yang merasa sistem tersebut salah menilai, Google menyediakan opsi untuk memverifikasi secara manual dengan mengunggah kartu identitas, atau kartu kredit.

Kebijakan tersebut saat ini berlaku di wilayah Amerika Serikat, Inggris, Australia, serta Kanada.

Google kemungkinan akan memperkuat jangkauan sistem ini ke banyak wilayah dalam beberapa waktu mendatang.

Jelas kehadiran sistem ini menuai reaksi yang beragam.

Banyak yang menilai langkah yang diambil Google tersebut penting untuk melindungi anak-anak dari paparan yang tidak sepantasnya.

Sedangkan di sisi lain, verifikasi manual yang mengharuskan mengunggah kartu identitas membuat kekhawatiran soal privasi, dan penyalahgunaan data pengguna.

Hal ini cukup wajar mengingat tak jarang kasus pencurian data akhir-akhir ini sering terjadi.

Tetapi hingga saat ini, sistem verifikasi umur untuk pengguna tetap menjadi bahan perdebatan yang panjang. (*/tia)

 

Editor : radar tuban digital
#aplikasi #AI #youtube #membatasi akses anak #fitur #sistem #google #akses #uji coba #membatasi