RADARTUBAN - Salah satu vendor smartphone asal Tiongkok, Vivo mengkonfirmasi sistem operasi terbarunya yakni OriginOS 6 akan meluncur secara global.
Kabar mengejutkan ini jelas menjadi angin segar bagi pengguna Vivo diluar wilayah Tiongkok.
Pasalnya pengguna di luar wilayah tersebut terpaksa menggunakan FuntouchOS, sedangkan OriginOS yang terkenal canggih hanya dapat dinikmati di negara asalnya.
Direncanakan OriginOS 6 akan diperkenalkan di Tiongkok pada 10 Oktober, kemudian disusul peluncuran secara global 15 Oktober mendatang.
Pada momen itu juga, Vivo diprediksi akan mengungkap lebih banyak detail mengenai OriginOS 6 serta perangkat apa saja yang akan kebagian sistem operasi baru ini.
Hadirnya OriginOS 6 di pasar global menjadi langkah penting Vivo. Hal ini dikarenakan banyak pengguna yang telah mendesak perusahaan untuk membawa sistem operasi tersebut keluar Tiongkok.
Desakan tersebut tak lepas dari OriginOS yang menawarkan opsi kustomisasi lebih luas, kinerja lebih lancar, dan pengalaman penggunaan yang lebih baik daripada FuntouchOS.
Dua perangkat baru milik Vivo, yakni Vivo X300 dan X300 Pro akan menjadi ponsel pertama yang hadir dengan OriginOS 6 langsung dari dalam dus.
Kedua ponsel ini dijadwalkan akan rilis pada 13 Oktober di Tiongkok, sedangkan rilis global diperkirakan berlangsung akhir tahun ini.
Meskipun Vivo belum memberikan detail baru mengenai OriginOS 6, tetapi bocoran di internet mengenai sistem operasi ini santer beredar.
OriginOS 6 disebut akan membawa sejumlah elemen kaca buram, desain dinamic island baru, animasi yang lebih halus, hingga jam besar pada layar kunci dengan efek kedalaman mirip seperti iOS 26.
Menurut Vivo, OriginOS dibangun ulang dari inti Android demi menghadirkan peningkatan kinerja, menajemen memori yang lebih efisien, transisi mulus, serta fitur AI baru.
Tetapi mengingat kebiasaan merek Tiongkok yang sering kali memangkas berbagai fitur menarik untuk OS versi globalnya, memunculkan banyak pertanyaan.
Apakah Vivo akan menerapkan pendekatan serupa, atau berkomitmen menghadirkan pengalaman yang intuitif ke seluruh penggunanya? Jelas pertanyaan tersebut akan terjawab pada bulan depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni