Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

LineageOS 23.0 Resmi Dirilis, Android 16 Hadir untuk Lebih dari 100 Perangkat Lama

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 14 Oktober 2025 | 01:10 WIB
ROM kustom LineageOS 23 resmi dirilis dengan beberapa peningkatan.
ROM kustom LineageOS 23 resmi dirilis dengan beberapa peningkatan.

RADARTUBAN - Jika kalian pernah mendengar istilah custom ROM, kernel, root, Magisk, kalian pasti tidak akan asing dengan LineageOS.

Meskipun kejayaan custom ROM Android telah lama berlalu, tetapi proyek seperti LineageOS masih memiliki tempat banyak hati penggunanya.

Hingga saat ini, LineageOS masih tetap eksis guna memberikan pengalaman Android murni, menghindari layanan Google, atau bahkan memperpanjang usia perangkat lama.

Bukti tetap eksisnya custom ROM ini dibuktikan dengan LineageOS yang baru saja merilis LineageOS 23.0 berbasis Android 16 ke lebih dari 100 perangkat yang mendukung. Versi ini dibuat dari rilisan Android 16 yang keluar pada bulan Juni lalu.

Alasan LineageOS tidak membuat custom ROM-nya dari Android 16 QPR1 dikarenakan Google belum merilis kode sumbernya ke publik.

Google hanya memberikan kode sumber tersebut ke jajaran mitra OEM, bukan proyek komunitas seperti LineageOS.

Karenanya, tim lebih memilih untuk melanjutkan pengembangan dengan kode sumber yang ada dan menamai versi ini 23.0, bukan 23.1

Tetapi masalah tidak berhenti di situ saja. Pasalnya perubahan kebijakan Google yang hanya menerapkan sistem pembaruan keamanan berbasis resiko membuat tim LineageOS tidak dapat lagi merilis patch sesering dulu.

Kini tim diharuskan menunggu rilis triwulanan untuk menambal bug yang ada.

Lebih dari itu, dukungan utama untuk perangkat Pixel juga kini telah dihentikan.

Sebelumnya perangkat besutan Google tersebut selalu menjadi prioritas utama pembaruan LineageOS.

Tetapi karena tim tidak mendapatkan akses ke device tree, HAL, dan konfigurasi sistem mainnya, maka perlakuan LineageOS ke perangkat tersebut tidak seistimewa dulu.

Meskipun menghadapi banyak keterbatasan, LineageOS tetap menghadirkan sejumlah peningkatan penting seperti navigasi prediktif, adaptabilitas aplikasi, serta mode perlindungan lanjutan.

Hanya saja, LineageOS 23.0 tidak menyertakan desain Material Expressive dan Desktop mode pada build ini.

Selain itu, fitur baru seperti aplikasi kamera bawaan kini mendukung perekaman Ultra HDR dan RAW.

Pemutar musik Twelve juga kedapatan fitur baru seperti integrasi dengan Jellyfin dan layar Now Playing baru.

Rilis kali ini juga membuka peluang untuk menjalankan LineageOS di mesin virtual melalui QEMU. Dengan dirilisnya LineageOS 23.0, tim pengembang telah mengakhiri dukungan untuk LineageOS 22, dan sepenuhnya fokus pada versi 22.2 dan 23.0.

Melalui rilis ini, LineageOS membuktikan mereka tetap eksis meskipun custom ROM kini tidak menjadi pilihan utama karena banyaknya kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Google. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#android 16 #LineageOS #rom