RADARTUBAN - Vendor ponsel asal Tiongkok, Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan dua perangkat kelas low end yang membawa chipset UNISOC.
Perangkat yang memiliki nama kode 'Somalia' untuk tipe P25 dan 'Arktik' untuk tipe P25A ini akan ditujukan ke pasar berkembang.
Melansir dari Xiaomi Time, varian Somalia akan dirilis di Tiongkok dan India, sedangkan Arktik akan hadir di pasar global termasuk Indonesia, Turki, Eropa, dan Rusia.
Kedua ponsel ini diperkirakan akan menjadi bagian dari seri Redmi A6.
Redmi P25 akan membawa UNISOC T8300 yang berfabrikasi 6nm dengan CPU 2×Cortex-A78 yang ditemani dengan 6×Cortex-A55 serta GPU Mali-G57 MC2.
Chipset ini telah mendukung jaringan 5G dual standby, layar FHD+ 120Hz, HDR 10+ serta dukungan kamera hingga 108MP.
Dengan skor AnTuTu yang diperkirakan menghasilkan angka sekitar 500 ribu poin, performa ponsel ini diperkirakan cukup solid apalagi ditambah dengan memori LPDDR4X serta UFS 2.2.
Sedangkan untuk Redmi P25A akan membawa chipset UNISOC T7250 dengan konfigurasi 2×Cortex-A75 dan 6×Cortex-A55.
Chipset ini juga mendukung refresh rate hingga 120Hz dan resolusi kamera hingga 108MP.
Tetapi sayangnya varian ini tidak menyertakan dukungan jaringan 5G.
Menurut Xiaomi, ponsel ini ditujukan bagi wilayah dengan jaringan 5G yang belum merata.
Meskipun Xiaomi belum mengungkap detail apapun mengenai ponsel ini, tetapi keduanya diperkirakan akan hadir ada kuartal akhir tahun ini atau pada awal tahun 2026 dengan membawa langsung sistem operasi HyperOS 2 secara bawaan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni