Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Bisa Dihapus, Aplikasi AppCloud di Ponsel Samsung Diduga Mengancam Privasi Pengguna

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 20 November 2025 | 22:10 WIB
Aplikasi bawaan Samsung diduga ambil data pengguna secara diam-diam.
Aplikasi bawaan Samsung diduga ambil data pengguna secara diam-diam.

RADARTUBAN - Vendor ponsel asal Korea Selatan, Samsung baru-baru ini menjadi sorotan setelah aplikasi yang bernama AppCloud ditemukan terpasang di perangkat Galaxy kelas menengah seperti seri A dan M di banyak negara.

Yang jadi masalah, AppCloud memicu banya kecurigaan apalagi aplikasi ini tidak dapat di copot pemasangannya, kecuali dengan metode root atau ADB yang jelas tidak semua pengguna paham.

Melansir dari berbagai sumber, kecurigaan ini muncul dari organisasi hak digital asal Lebanon, SMEX yang menuduh AppCloud secara diam-diam telah mengumpulkan data tanpa adanya kebijakan privasi yang jelas.

Dugaan ini semakin panas ketika AppCloud diketahui dikembangkan oleh ironSource, sebuah perusahaan asala Israel yang pernah membuat program invasif bernama InstallCore.

InstallCore sendiri merupakan perangkat lunak yang mampu memasang aplikasi tambahan tanpa adanya persetujuan dari pengguna.

Hasilnya, aplikasi ini kategorikan sebagai Potentially Unwanted Program atau PUP

Keluhan pengguna Samsung semakin memperkuat kekhawatiran ini.

AppCloud dikabarkan akan muncul secara otomatis setelah pembaruan sistem dan meminta izin seperti akses jaringan, unduh file tanpa pemberitahuan, hingga mencegah ponsel memasuki mode tidur.

Sejumlah pakar menyatakan izin tersebut tidak serta merta menjadikan AppCloud sebagai spyware, tetapi akan sangat beresiko jika izin tersebut datang dari aplikasi sistem yang tidak transparan.

Isu ini kembali hangat setelah akun X (sebelumnya Twitter) International Cyber Digest menuduh AppCloud sebagai spyware dari Israel yang tida dapat dihapus.

Keberadaan AppCloud yang terus kembali meskipun telah dinonaktifkan membuat ICD menegaskan aplikasi ini sebagai tanda bahaya.

Sejak bulan Mei lalu, SMEX telah mengirimkan surat resmi kepada Samsung. Tetapi hingga kini perusahaan asal Korea Selatan itu tak kunjung meresponnya.

Organisasi itu mengatakan bahwa AppCloud memberikan implikasi hukum dan etika yang serius di wilayah yang melarang adanya bisnis dengan Israel.

Kendati begitu, hingga kini belum ada bukti kuat AppCloud digunakan untuk memata-matai, meskipun tekanan dari publik semakin gencar.

Banyak pengguna berharap Samsung segera memberikan opsi untuk menghapus aplikasi tersebut secara permanen, bukan hanya sekedar menonaktifkannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#installcore #privasi #samsung #galaxy #AppCloud #ponsel