RADARTUBAN - YouTube baru-baru ini resmi memperkenalkan fitur Rekap Tahunan langsung di aplikasi utama untik pertama kalinya.
Sesuai namanya, fitur ini akan menampilkan aktivitas menonton pengguna sepanjang tahun mulai dari saluran favorit, topik populer, hingga fakta unik berdasarkan riwayat penelusuran video di YouTube.
Nantinya fitur ini dapat diakses oleh pengguna melalui tab "Anda" yang berada dibagian bawah aplikasi. Selain itu, Rekap Tahunan ini juga dapat diakses melalui website 'youtube.com/recap' di browser.
Seperti biasa, rekap yang dibuat oleh YouTube dapat dibagikan oleh pengguna ke berbagai platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram.
Perusahaan menyebut rangkuman ini akan menyoroti momen dan minat pengguna sepanjang tahun 2025 melalui 12 kartu visual yang dihadirkan.
Informasi ini akan berisi daftar saluran teratas, kebiasaan menonton, hingga tipe kepribadian berdasarkan konten yang paling banyak dikonsumsi.
Sedangkan untuk penggemar musik, YouTube Music juga akan menghadirkan versi Rekapnya sendiri.
Tetapi fitur ini hanya akan muncul ketika pengguna telah menyelesaikan highlight Rekap Tahunan di aplikasi utama.
Selain itu, pengguna setidaknya memiliki 10 jam waktu mendengar di YouTube Music untuk mendapatkan ringkasan tahunan ini.
Berbeda dengan YouTube, informasi didalamnya akan berisi artis, lagu, podcast, dan genre yang paling banyak didengar.
Menariknya, fitur Rekap Tahunan ini hanya akan tersedia bagi pengguna dewasa sebagai upaya untuk menghormati privasi.
Fitur ini mulai tersedia bagi pengguna YouTube di wilayah Amerika Utara dan akan diperluas secara global pada minggu ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni