RADARTUBAN - Salah satu layanan peta digital yang paling populer, Waze, akhirnya memiliki fitur yang paling lama diminta oleh pengguna, yakni penanda lampu lalu lintas.
Setelah diumumkan pada bulan Mei lalu, fitur ini mulai terlihat meskipun masih dalam masa uji coba terbatas.
Melansir dari Android Authority, Waze pertama kali menguji coba penanda lampu lalulintas di wilayah Israel.
Fitur ini akan menampilkan ikon lampu lalulintas sederhana dengan maksimal tiga ikon lampu di layar.
Pendekatan ini dipilih agar pengemudi tidak terdistraksi oleh terlalu banyak ikon saat mengemudikan kendaraannya.
Tetapi, ketika pengguna keluar dari mode navigasi, Waze akan menampilkan seluruh penanda lampu lalu lintas guna memberikan gambaran lebih luas mengenai persimpangan jalan.
Laporan yang sama juga menyebut fitur ini masih berada ditahap pengujian sangat awal. Hingga saat ini tidak ada kepastian kapan fitur ini akan diluncurkan secara luas.
Sebagai pembanding, Google Maps telah menghadirkan fitur serupa sejak tahun 2022.
Mengingat Waze berada dibawah naungan Google, diperkirakan aplikasi ini akan menggunakan database dari Maps untuk diimplementasikan tanpa harus membangun data sendiri dari awal.
Untuk sementara, pengguna Waze masih harus bersabar. Meski perkembangannya sudah terlihat, kehadiran fitur lampu lalu lintas secara global masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar bisa dinikmati luas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni