RADARTUBAN - New year new me, mungkin istilah tersebut sering digunakan oleh banyak orang untuk mendeskripsikan semangat mereka memasuki tahun baru.
Tidak jarang, banyak orang yang ingin melakukan perubahan, termasuk soal identitas digital.
Salah satu perubahan yang selama ini sulit dilakukan adalah mengganti alamat Gmail.
Sejak lama, pengguna Gmail harus pasrah memakai alamat lama atau diharuskan membuat akun baru jika ingin memiliki nama email berbeda.
Tetapi, situasi yang menyebalkan tersebut sepertinya akan segera sirna.
Melansir dari 9to5Google, raksasa teknologi, Google dilaporkan sedang menyiapkan fitur yang memungkinkan pengguna mengganti alamat email yang berakhiran @gmail.com tanpa harus khawatir kehilangan pesan, file, maupun data akun lainnya.
Informasi ini muncul dari halaman dukungan Google terbaru yang saat ini baru tersedia dalam bahasa Hindi.
Selama bertahun-tahun, Google hanya mengizinkan pengguna mengganti alamat email untuk akun yang menggunakan email pihak ketiga.
Sedangkan bagi pengguna Gmail sendiri, mereka tidak punya opsi tersebut.
Melalui sistem baru ini, pengguna nantinya bisa memilih alamat Gmail baru dengan nama pengguna berbeda, sementara alamat lama akan dijadikan Google sebagai opsi 'alias'.
Itu artinya, email yang dikirim ke alamat email lama maupun alamat baru akan tetap diterima ke kotak masuk yang sama.
Selain itu, engguna juga tetap bisa login dengan menggunakan kedua alamat tersebut, tanpa adanya perubahan pada akses akun atau data yang tersimpan.
Kendati terdengar menarik, Google tetap memberikan sejumlah batasan.
Pengguna hanya diperbolehkan untuk mengganti alamat Gmail satu kali dalam periode satu tahun.
Sedangkan secara total, perubahan nama ini hanya bisa dilakukan hingga tiga kali untuk satu akun Gmail.
Selain itu, beberapa layanan seperti acara Kalender yang dibuat sebelum pergantian alamat, mungkin masih akan menampilkan alamat Gmail lama.
Fitur ini diperkirakan akan diluncurkan oleh Google secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan, meskipun hingga saat ini perusahaan tidak mengumumkan tanggal pastinya.
Tetapi banyak yang memperkirakan, opsi penggantian nama ini akan mulai tersedia pada tahun 2026 mendatang.
Bagi banyak orang, langkah ini menjadi angin segar untuk memperbarui identitas digital tanpa repot memulai dari nol. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama