Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Muncul Banyak Modus Penipuan Melalui Gmail, Google Beri Peringatan Kepada Seluruh Pengguna

M Robit Bilhaq • Selasa, 30 Desember 2025 | 17:05 WIB
Ilustrasi penipuan digital.
Ilustrasi penipuan digital.

RADARTUBAN - Kewaspadaan sangat penting ditingkatkan bagi para pengguna layanan Gmail terkait dengan kemunculan modus peretasan baru yang saat ini tengah marak beredar.

Saking seriusnya ancaman ini hingga secara resmi melalui blog perusahaan Google merilis peringatan langsung mengenai beberapa metode penipuan yang paling sering menyasar pengguna mereka.

Bentuk penipuan yang sangat sering ditemukan salah satunya adalah pengiriman surel palsu yang menggunakan judul menggiurkan seperti Online Reward Program atau Penghargaan Program Online.

Google mengingatkan kepada seluruh pengguna untuk tidak terburu-buru merasa senang atau menganggap diri mereka beruntung jika mendapatkan pesan tersebut, karena email itu sengaja dirancang oleh peretas untuk mencuri data sensitif di perangkat anda.

Pesan penipuan tersebut mencoba meyakinkan korban dengan narasi bahwa Google telah berhasil mencapai angka pencarian sebanyak 18,25 miliar kali.

Mereka mengklaim bahwa pencapaian luar biasa tersebut dapat terwujud berkat kontribusi pengguna yang telah melakukan setidaknya 10 juta kali pencarian.

Isi pesan yang diterima para korban biasanya seperti: "Selamat, Anda adalah pengguna Google yang beruntung. Setiap 10 juta kali pencarian di seluruh dunia, kami akan mengirimkan hadiah tanda terima kasih. Anda adalah pengguna yang beruntung!"

Selain itu, di dalam email yang mengirim pesan tersebut, pelaku kejahatan menyisipkan sebuah tautan (link) tertentu, pengguna sangat dilarang untuk tidak sekali-kali mengklik atau membuka tautan itu, karena link tersebutlah yang menjadi letak jebakan utamanya.

Begitu link tersebut di klik, peretas dapat langsung masuk dan mencuri informasi pribadi Anda.

Secara umum, Anda memang dilarang membuka tautan mencurigakan di jagat maya karena sering kali berisi malware atau virus pengintai.

Melansir informasi dari Gizchina pada Rabu (24/12), dampak dari aksi tersebut tidak hanya terbatas pada pencurian identitas, tetapi pelaku juga berpotensi menguras uang milik pengguna.

Karena hal itulah Google kemudian mendesak seluruh penggunanya agar selalu waspada terhadap jenis penipuan semacam ini, hal yang sama berlaku untuk penipuan berbasis notifikasi munculan (push-notification) yang sering hadir secara mendadak dengan tawaran hadiah serupa,

Google menegaskan bahwa perusahaannya tidak pernah menyelenggarakan pembagian hadiah yang mengharuskan pengguna memberikan informasi pribadi.

Pihak Google menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah memenangkan hadiah hanya dengan mengisi survei atau mencantumkan data personal, mereka menyarankan agar jendela notifikasi tersebut segera ditutup dan data pribadi tidak diberikan sama sekali.

Berikut ini adalah tiga kunci utama agar masyarakat terhindar dari jebakan penipu daring dari Google:

1. Tetap Tenang dan Teliti

Penipuan umumnya didesain untuk membuat pengguna merasa dalam situasi darurat atau terdesak, jangan mudah terpengaruh dan hindari mengambil tindakan secara tergesa-gesa.

2. Lakukan Verifikasi Mandiri

Saat menerima pesan yang tampak mencurigakan, cobalah untuk melakukan riset kecil dan gunakan logika untuk menilai apakah penawaran hadiah tersebut masuk akal atau tidak.

3. Jangan Menuruti Instruksi Rahasia

Jangan pernah mengikuti perintah yang meminta pemberian data pribadi, perlu diingat bahwa perusahaan besar dengan kredibilitas tinggi tidak akan pernah meminta detail informasi pribadi maupun data pembayaran melalui saluran yang tidak resmi. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#email #uang #Penipuan #online #pesan