RADARTUBAN - Perusahaan asal Amerika Serikat, Amazon, resmi membawa Alexa+ ke ranah web melalui situs Alexa.com.
Langkah ini membuat pengguna dapat berinteraksi dengan chatbot AI tersebut langsung dari dalam browser.
Selain itu, datangnya Alexa+ ke web menandai ekspansi besar Amazon agar asisten digitalnya tersebut tidak hanya hidup di perangkat rumah pintar saja, tetapi juga hadir di perangkat lain seperti ponsel.
Saat ini Alexa+ masih berada dalam tahap akses awal yang hanya bisa dinikmati oleh pengguna tertentu.
Hanya dengan menggunakan akun Amazon, pengguna dapat menikmati berinteraksi dengan Alexa tanpa harus memiliki perangkat Echo di rumah.
Secara tampilan, Alexa+ di web mengusung antarmuka yang mirip dengan ChatGPT ataupun Gemini.
Dari sana pengguna dapat meminta Alexa+ untuk membuat konten, merencanakan perjalanan, atau hanya sekedar bertanya.
Hanya saja, menurut Amazon, Alexa+ memiliki hal yang menjadi pembeda dari chatbot AI kebanyakan.
Perusahaan menuturkan Alexa+ akan memiliki fokus pada keluarga dan kebutuhan rumah seperti mengontrol perangkat pintar, mengelola kalendar dan tugas keluarga, membuat reservasi, menambahkan daftar belanja ke Amazon, menyimpan resep, hingga merencanakan liburan.
Apalagi sejumlah layanan pihak ketiga seperti Expedia, Yelp, dan Uber telah sepenuhnya terintegrasi dengan Alexa+ membuat chatbot ini menjadi pilihan yang menarik bagi keluarga.
VP Alexa dan Echo di Amazon, Daniel Rausch mengatakan sekitar 76 persen fitur di Alexa+ tidak dapat dilakukan oleh AI lainnya.
Meski masih menuai keluhan soal bug, Amazon masih tetap optimistis. Dengan 97 persen perangkat Alexa sudah mendukung Alexa+, Amazon berharap kehadiran Alexa di web bisa memperluas adopsi dan menjaga relevansinya di tengah persaingan ketat asisten AI global. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni