Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ubisoft Pecat Pimpinan Tim Usai Kritik Wajib Kerja 5 Hari di Kantor

Andika Julia Perdana Putra • Rabu, 4 Februari 2026 | 11:04 WIB
Ubisoft resmi pecat pimpinan tim desain level karena kritik kebijakan perusahaan.
Ubisoft resmi pecat pimpinan tim desain level karena kritik kebijakan perusahaan.

RADARTUBAN - Ubisoft tak henti-hentinya menjadi sorotan banyak pihak.

Kali ini, perusahaan game asal Prancis tersebut menjadi buah bibir karena memecat David Michaud-Cromp yang menjabat sebagai pimpinan tim desain level di Ubisoft Montreal.

Pemecatan ini dikarenakan dia secara terbuka mengkritik kebijakan kembali ke kantor atau return to office (RTO) yang diterapkan oleh Ubisoft.

Pemecatan ini terjadi kurang dari sepekan setelah Michaud-Cromp dijatuhi sanksi skorsing selama tiga hari tanpa bayaran.

Melalui unggahan di akun LinkedIn, Chromp menyatakan pemutusan hubungan kerja tersebut berlaku segera dan bukan atas kehendaknya sendiri.

Dia memilih untuk tidak membeberkan detail internal dan mengatakan akan mengambil waktu untuk menyusun langkah selanjutnya.

Sebelumnya, Michaud-Cromp mengomentari kebijakan baru Ubisoft yang mewajibkan karyawan untuk bekerja di kantor lima hari dalam seminggu. Dia menautkan video yang menyinggung alasan perusahaan memaksa untuk kembali bekerja di kantor.

Menanggapi pemecaran tersebut, juru bicara Ubisoft mengatakan bahwa penyampaian pendapat secara sopan tidak akan menjadi alasan pemecatan.

Perusahaan menegaskan seluruh karyawan terikat oada Kode Etik tanunan dan pelanggaran terhadap aturan ini akan diproses sesuai prosedur bergantung pada tingkat dan pengulangan pelanggaran.

Ironisnya kasus ini muncul di tengah sotoran takam mengenai kondisi ketenagakerjaan di Ubisoft. Dalam beberapa bula terakhir, perusahaan telah menutup studio Ubisoft Halifax, mengumumkan pemangkasan biaya, pembatalan sejumlah proyek, serta rencana adanya PHK lanjutan.

Atas hal tersebut, serikat pekerja di beberapa studio Ubisoft menyerukan untuk mogok kerja selama tiga hari sebagai bentuk protes terhadap memburuknya kondisi kerja.

Meskipun Ubisoft menyebut kebijakan RTO bertujuan memperkuat kolaborasi dan kreativitas, rangkaian peristiwa ini dinilai semakin memperburuk citra perusahaan di mata publik dan pekerja industri game. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#LinkedIn #Ubisoft #studio