RADARTUBAN - Rencana Google untuk menghadirkan sistem operasi PC bernama Alumunium OS sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini.
Meskipun sebelumnya digembar-gemborkan akan dirilis pada tahun 2026, dokumen pengadilan terbaru justru mengungkap bahwa Alumunium OS baru akan dirilis sekitar tahun 2028.
Informasi ini terkuak dari dokumen kasus antimonopoli Google yang ditelusuri oleh The Verge. Dalam dokumen tersebut, pengacara Google mengatakan Alumunium OS baru tersedia pada fase awal bagi penguji terpercaya akhir tahun ini.
Sedangkan untuk peluncuran luas, termasuk untuk sektor perusahaan dan pendidikan direncanakan dua tahun setelahnya.
Alumunium OS sendiri menjadi sistem operasi terbaru Google berbasiskan desktop yang menggabungkan Android dan ChromeOS.
OS baru ini diposisikan sebagai pesaing langsung Windows dan macOS yang diperkenalkan pada ajang Snapdragon Summit bulan September lalu.
Perbedaan jadwal ini memunculkan banyak tanda tanya, terlebih Google menyebut 2026 menjadi tahun dirilisnya Alumunium OS. Tetapi menurut transkrip yang diperoleh The Verge, petinggi Google hanya menyampaikan harapan, bukan kepastian rilis di tahun tersebut.
Sedangkan pada dokumen yang sama juga mengkonfirmasi bahwa ChromeOS sedang menuju akhir masa pakainya. Perusahaan dilaporkan akan menghentikan dukungan untuk ChromeOS mulai tahun 2034 sejalan dengan komitmen dukungan 10 tahun perangkat.
Keterbatasan perangkat keras menjadi alasan utama perangkat yang menjalankan ChromeOS tidak bisa langsung digantikan oleh Alumunium OS.
Meski Google menolak berkomentar soal jadwal terbaru, tetapi masa depan Chrome OS dipastikan hanya tinggal menunggu waktu. Sedangkan Aluminium OS masih memerlukan perjalanan panjang sebelum benar-benar siap menggantikannya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama