Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Disney Layangkan Surat Peringatan ke ByteDance, Tuding Gunakan Konten Tanpa Izin untuk Latih AI

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 16 Februari 2026 | 20:10 WIB
Disney layangkan surat peringatan ke ByteDance karena dianggap gunakan konten tanpa izin.
Disney layangkan surat peringatan ke ByteDance karena dianggap gunakan konten tanpa izin.

RADARTUBAN - Baru-baru ini The Walt Disney mengambil langkah tegas terhadap penggunaan AI generatif yang dinilai merugikan mereka.

Kali ini, Disney melayangkan surat peringatan kepada perusahaan Tiongkok, ByteDance menyusul peluncuran AI-nya, yakni Seedance 2.0.

Surat peringatan diberikan oleh Disney tak lain karena Seedance 2.0 diduga memanfaatkan materi berhak cipta tanpa izin resmi.

Laporan yang pertama kali diungkap oleh Axios itu, menyebut Disney menuduh ByteDance melatih Seedance dengan menggunakan karakter ikonik dari waralaba miliknya seperti Spider-Man, Darth Vader, dan Peter Griffin.

Dalam surat tersebut, Disney menyamakan praktik ByteDance sebagai pencurian virtual seolah kekayaan intelektual mereka dianggap sebagai domain publik.

Lebih lanjut, Disney juga mengklaim Seedance dilatih dengan perpustakaan bajakan dari karakter Star Wars, Marvel, serta waralaba milik Disney lainnya.

Studio tersebut juga melampirkan video hasil AI yang menampilkan karakter Disney sebagai bukti penguat dalam surat peringatan.

Kasus tersebut menambah daftar panjang konflik antara industri hiburan dengan AI generatif.

Sebelumnya, Disney juga menegur Character.AI atas tuduhan serupa, dan bahkan sempat menuding Google melanggar hak ciptanya dalam proses melatih AI.

Disney sendiri lebih memilih pendekatan yang kooperatif dengan menjalin kerja sama lisensi selama tiga tahun bersama OpenAI.

Kemitraan ini memungkinkan OpenAI menggunakan kekayaan intelektual Disney secara resmi untuk keperluan pembuatan gambar atau video berbasis AI.

Meskipun Seedance 2.0 sendiri mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan, tuntutan dari Disney jelas menjadi masalah yang harus diatasi oleh ByteDance. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#bytedance #AI #disney #the walt disney #openai #tiongkok