RADARTUBAN - Penjualan kacamata pintar Ray-Ban Meta mengalami lonjakan dramatis sepanjang 2025, naik hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
EssilorLuxottica, perusahaan induk Ray-Ban yang bermitra dengan Meta, melaporkan terjual lebih dari tujuh juta unit produk wearable tersebut.
EssilorLuxottica mengungkapkan dalam laporan keuangan kuartal empat 2025 bahwa penjualan Ray-Ban Meta melonjak tajam, mencapai tiga kali lipat dari total gabungan penjualan 2023-2024 yang hanya sekitar dua juta unit.
Sebagai perbandingan, generasi pertama yang diluncurkan akhir 2023 hanya terjual sekitar satu juta unit hingga Februari 2025.
Faktor pendorong utama adalah peluncuran model baru seperti Oakley Vanguard dan Ray-Ban Meta Display dengan heads-up display (HUD) seharga sekitar Rp13,4 juta.
Meta dan EssilorLuxottica memperbarui hardware Ray-Ban Meta serta memperluas lini produk untuk menarik lebih banyak konsumen.
Ray-Ban Meta Display menjadi sorotan sebagai kacamata pintar pertama dengan fitur HUD yang menampilkan informasi digital langsung di bidang pandang pengguna.
Permintaan tinggi ini mendorong rencana peningkatan produksi hingga 20 juta unit akhir tahun ini.
Transisi Strategis Perusahaan
Tahun 2025 menandai pergeseran EssilorLuxottica dari bisnis lensa konvensional ke medtech dan big data, didukung Nuance Audio serta AI kesehatan.
Kerja sama sejak 2021 ini telah membuahkan hasil signifikan, dengan Ray-Ban Meta mendominasi pasar wearable. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama