Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meta Hentikan Messenger Versi Web Mandiri, Akses Chat Komputer Kini Lewat Facebook Mulai April

Andika Julia Perdana Putra • Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:10 WIB

Meta akan tutup situs web Messenger pada April depan.
Meta akan tutup situs web Messenger pada April depan.

RADARTUBAN - Meta memastikan akan menutup situs web Messenger yang berdiri sendiri mulai bulan April depan.

Informasi ini disampaikan langsung oleh perusahaan melalui halaman bantuan resminya.

Setelah penutupan, pengguna yang ingin berkirim pesan melalui komputer akan otomatis diarahkan ke website Facebook melalui alamat facebook.com/messages.

Dalam keterangannya, Meta menjelaskan percakapan pengguna tetap bisa diakses tanpa gangguan sama sekali.

Selain itu, pengguna juga dapat melanjutkan obrolan melalui web Facebook atau aplikasi Messenger di ponsel.

Meta memastikan riwayat chat tetap aman dan dapat dipulihkan menggunakan PIN cadangan yang dibuat saat pertama kali mengaktifkan fitur backup. Bahkan jika pengguna lupa, PIN tersebut masih bisa diatur ulang.

Hanya saja, ada catatan penting bagi pengguna Messenger yang tidak menggunakan akun Facebook.

Pasalnya mereka tidak lagi bisa mengirim pesan melalui web, tetapi tetap dapat dilakukan via aplikasi di ponsel.

Kebijakan ini sejatinya langkah yang mengejutkan. Beberapa bulan sebelumnya, Meta sudah lebih dulu menutup aplikasi desktop Messenger untuk platform Windows dan Mac.

Saat itu, pengguna diarahkan langsung ke Facebook, bukan ke situs Messenger mandiri.

Keputusan ini menuai banyak kekecewaan dari pengguna. Sebagaimana dilaporkan TechCrunch, mereka mengeluhkan harus kembali ketergantungan pada Facebook, terutama bagi pengguna yang telah menonaktifkan akunnya.

Sedangkan di sisi lain, langkah ini dinilai akan membantu Meta menekan biaya operasional dengan mengurangi jumlah platform yang harus dikelola.

Messenger sendiri memiliki sejarah cukup panjang. Layanan berkirim pesan ini bermula dari Facebook Chat pada 2008, kemudian menjadi aplikasi mandiri pada 2011, lalu perlahan kembali diintegrasikan ke Facebook sejak 2023.

Kini, penutupan situs web Messenger menandai babak lanjutan dari strategi integrasi tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#april #Facebook #meta #Web Messenger