Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meta Rombak Strategi Metaverse, Horizon Worlds Kini Fokus Mobile

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 23 Februari 2026 | 09:31 WIB

Meta fokuskan Horizon Worlds untuk perangkat mobile.
Meta fokuskan Horizon Worlds untuk perangkat mobile.

RADARTUBAN - Masih ingat dengan konsep Metaverse yang diperkenalkan oleh Meta? Setelah lama tidak terdengar, Metaverse yang semula identik dengan headset VR kini perlahan ditata ulang agar lebih relevan dengan kebiasaan pengguna masa kini.

Perubahan strategi ini tercermin dari nasib Horizon Worlds, platform yang awalnya dirancang khusus untuk perangkat Quest VR.

Dari Dunia VR ke Layar Ponsel

Belakangan ini, Meta mulai mengalihkan fokus utama ke platform mobile. Langkah tersebut didorong oleh data yang menunjukkan pertumbuhan pengguna ponsel jauh lebih besar dibandingkan pengguna perangkat VR di pasar global.

Wakil Presiden Konten Meta Reality Labs, Samantha Ryan, menyebut Horizon Worlds kini hampir sepenuhnya diarahkan untuk perangkat seluler.

Meta bahkan telah memisahkan Horizon Worlds dari ekosistem Quest VR.

Dalam strategi baru ini, perusahaan lebih mengandalkan pengembang pihak ketiga untuk mengembangkan konten VR, sementara dunia virtual buatan internal tidak lagi menjadi prioritas utama.

Strategi Baru Dinilai Lebih Realistis

Langkah Meta dinilai cukup rasional. Sepanjang tahun 2025, versi mobile Horizon Worlds menunjukkan perkembangan signifikan dengan lonjakan pengguna bulanan lebih dari empat kali lipat.

Untuk memperkuat ekosistemnya, Meta juga menghadirkan berbagai perangkat pendukung baru seperti Horizon Studio, Horizon Engine, serta fitur monetisasi berupa season pass dan paket unggulan bagi kreator maupun pengguna.

Tantangan Besar di Pasar Mobile

Meski peluangnya besar, Meta menghadapi persaingan ketat di platform mobile.

Perusahaan harus berhadapan langsung dengan Roblox dan Fortnite yang lebih dulu menguasai industri dunia virtual 3D lintas perangkat.

Kedua platform tersebut telah memiliki basis komunitas besar serta ekosistem kreator yang matang, menjadi tantangan serius bagi ambisi Meta di segmen ini.

Masa Depan Metaverse Tak Lagi Bergantung pada Headset

Meski teknologi VR belum sepenuhnya ditinggalkan, perubahan arah ini menegaskan bahwa masa depan metaverse tidak lagi bertumpu pada headset semata.

Sebaliknya, perangkat mobile—yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari pengguna—dipandang sebagai pintu utama menuju dunia virtual generasi berikutnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Horizon #metaverse #Headset VR #meta #mobile