RADARTUBAN - Setelah hampir satu dekade sejak dirilis, NieR: Automata kembali mencuri perhatian.
Game bergenre RPG besutan PlatinumGames yang diterbitkan Square Enix ini resmi menembus angka penjualan 10 juta copy secara global pada Februari 2026, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-9.
Penjualan Fantastis di Usia Sembilan Tahun
Pencapaian tersebut dibagikan melalui video di akun media sosial resmi. Dalam video itu, Square Enix menampilkan kilas balik perjalanan panjang NieR: Automata sejak peluncuran tahun 2017.
Mulai dari rilis awal, berbagai kolaborasi lintas franchise, hingga konser musik orkestra yang menjadi bagian dari popularitas game ini di komunitas global.
Baca Juga: Ulasan Game di Steam Jadi Lebih Kontekstual, Valve Tambahkan Informasi Hardware Pengguna
Pesan Misterius Picu Spekulasi Penggemar
Bagian paling menarik justru muncul di akhir video. Sebuah tulisan singkat berbunyi, “NieR: Automata To Be Continued…” ditampilkan secara singkat namun cukup untuk memancing perhatian penggemar.
Kalimat tersebut langsung memicu spekulasi luas. Banyak pemain menafsirkan pesan itu sebagai sinyal adanya kelanjutan cerita atau proyek baru dari semesta NieR.
Peran Yoko Taro dalam Masa Depan NieR
Harapan akan sekuel tidak lepas dari sosok kreator eksentrik Yoko Taro, yang selama ini dikenal terbuka soal kemungkinan masa depan NieR: Automata.
Sebelumnya, ia sempat menyebut kelanjutan game tersebut bukan rencana yang pasti.
Namun di kesempatan lain, Yoko Taro juga menyatakan siap membuat sekuel apabila Square Enix menyediakan pendanaan yang memadai.
Sekuel yang Lama Dinantikan
Dalam beberapa tahun terakhir, Yoko Taro lebih fokus mengerjakan proyek lain, termasuk game mobile dan judul berskala lebih kecil, tanpa kabar jelas mengenai kelanjutan NieR: Automata.
Kini, dengan pencapaian penjualan besar serta pesan misterius dari Square Enix, spekulasi mengenai sekuel kembali menguat di kalangan penggemar.
Belum diketahui apakah kesepakatan baru telah tercapai antara Yoko Taro dan Square Enix. Namun satu hal pasti, antusiasme pemain terhadap kelanjutan game ikonik ini masih sangat besar. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni