RADARTUBAN - Raksasa teknologi asal AS, Apple, memberlakukan langkah antisipatif dengan menutup sementara kantor pusat serta lima gerai Apple Store di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).
Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan dan konflik keamanan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.
Penutupan Berlaku Sejak 28 Februari
Penutupan toko Apple Store mulai diberlakukan sejak Sabtu (28/2) sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Langkah ini sejalan dengan imbauan Kementerian Sumber Daya Manusia dan Emiratisasi UEA yang meminta perusahaan sektor swasta mengurangi kehadiran fisik karyawan di area terbuka.
Pemerintah UEA juga menyarankan perusahaan untuk menerapkan sistem work from home (WFH) bila memungkinkan.
Lima Gerai di Abu Dhabi, Al Ain, dan Dubai Ditutup
Lima toko Apple yang terdampak kebijakan ini tersebar di sejumlah kota besar, yakni:
- Apple Al Maryah Island (Abu Dhabi)
- Apple Yas Mall (Abu Dhabi)
- Apple Al Jimi Mall (Al Ain)
- Apple Dubai Mall (Dubai)
- Apple Mall of the Emirates (Dubai)
Salah satu gerai di Dubai Mall bahkan memasang pemberitahuan bahwa operasional dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Penutupan Bersifat Sementara
Berdasarkan informasi dari situs resmi Apple, seluruh toko tersebut akan tutup setidaknya hingga Selasa (3/3).
Secara internal, Apple menyebut penutupan ini dilakukan karena alasan situasi keamanan.
Meski demikian, kebijakan tersebut bersifat sementara dan masih dapat berubah sesuai perkembangan kondisi regional yang dinilai masih dinamis. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni