RADARTUBAN - Salah satu browser yang paling populer besutan Google, yakni Chrome dipastikan akan mendapatkan siklus pembaruan yang lebih cepat.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Google yang mengatakan akan merilis versi stabil Chrome setiap dua minggu sekali di berbagai platform termasuk desktop, Android, dan iOS mulai akhir tahun ini.
Perubahan ini menandai percepatan signifikan Chrome dibanding pola sebelumnya.
Pada tahun 2021, Google mengubah jadwal rilis Chrome dari enam minggu menjadi empat minggu sekali.
Baca Juga: Chrome Uji Fitur Buka Otomatis Saat Windows Startup, Tak Perlu Lagi Klik Manual
Kemudian pola ini diperbarui lagi pada tahun 2023 dimana perusahaan menambahkan pembaruan keamanan per minggu untuk menutupi celah kerentanan dengan lebih cepat.
Respons Perkembangan Ekosistem Web
Kini dengan semakin cepatnya perkembangan ekosistem web, Google juga merilis pembaruan Chrome semakin sering menjadi dua minggu sekali.
Dengan siklus baru ini, baik pengguna maupun pengembang dapat menikmati peningkatan performa, perbaikan bug, serta fitur baru yang hadir.
Baca Juga: Google Resmi Hadirkan Gemini AI di Chrome untuk Chromebook Plus
Dimulai dari Chrome Versi 153
Skema baru ini akan mulai diterapkan oleh Google pada Chrome versi 153 yang dijadwalkan hadir 8 September mendatang.
Setelah itu, baik versi beta dan stabil Chrome akan hadir setiap dua minggu.
Sedangkan untuk pembaruan keamanan tetap akan dirilis mingguan diantara siklus utama. Karena rilis lebih cepat, Google mengatakan cakupan pembaruan yang dibawa akan lebih kecil.
Langkah tersebut dimaksudkan untuk meminimalkan gangguan bagi pengguna serta mempermudah proses perbaikan apabila terjadi masalah setelah update.
Beta Hadir Lebih Awal, Dev dan Canary Tetap
Selain itu, Chrome versi beta akan dirlis sekitar tiga minggu sebelum versi stabil hadir.
Hal ini guna memberi waktu bagi para pengembang untuk menguji perubahan terbaru dan memastikan situs atau aplikasi mereka tetap berjalan dengan baik.
Kendati begitu, tidak semua kanal Chrome akan mengikuti jadwal baru ini. Saluran pengembangan seperti Dev dan Canary tetap akan menggunakan pola rilis seperti sebelumnya.
Hal serupa juga terjadi pada Chrome versi Extended Stable yang ditujukan bagu perusahaan dengan siklus update delapan minggu sekali.
Dengan semakin meningkatnya ancaman risiko keamanan di Internet, ritme pembaruan yang baru ini dinilai sebagai langkah yang tepat untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni