RADARTUBAN – Perusahaan game raksasa Electronic Arts (EA) dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan yang terlibat dalam pengembangan franchise Battlefield.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari proses penyesuaian ulang organisasi di dalam Battlefield Studios.
Laporan dari IGN menyebutkan bahwa PHK ini mencakup beberapa studio pengembang yang berada di bawah naungan Battlefield, yakni:
- DICE
- Criterion Games
- Ripple Effect Studios
- Motive Studio
Meski demikian, seluruh studio tersebut disebut akan tetap beroperasi secara normal.
EA juga tidak mengungkapkan secara pasti jumlah karyawan yang terdampak dalam gelombang PHK kali ini.
Baca Juga: CEO The Washington Post Will Lewis Resmi Mengundurkan Diri Usai Gelombang PHK Besar-besaran
Penyesuaian Organisasi
Juru bicara EA menyatakan perubahan struktur organisasi dilakukan untuk menyelaraskan tim pengembang dengan berbagai hal yang dianggap penting oleh komunitas pemain.
Perusahaan menegaskan bahwa franchise Battlefield masih menjadi salah satu prioritas utama dalam strategi bisnis EA saat ini.
Namun langkah PHK ini cukup mengejutkan karena performa penjualan game terbaru mereka, Battlefield 6, justru tergolong sangat kuat di pasar.
Baca Juga: Masuk Ekosistem Oppo, Realme Dikabarkan Mulai PHK Karyawan di India Akibat Restrukturisasi Internal
Penjualan Battlefield 6 Melonjak
EA mengungkapkan bahwa Battlefield 6 berhasil terjual lebih dari 7 juta kopi hanya dalam tiga hari sejak peluncurannya pada Oktober lalu.
Game tersebut bahkan disebut sebagai game first-person shooter terlaris sepanjang 2025.
Keberhasilan itu juga mendorong pendapatan EA pada kuartal ketiga melampaui 1,9 miliar dolar AS.
Gelombang PHK di Industri Game
Meski meraih kesuksesan komersial, restrukturisasi tetap dilakukan oleh EA. Battlefield juga bukan satu-satunya proyek perusahaan yang terdampak.
Studio Full Circle yang mengembangkan game skateboard milik EA juga mengalami PHK pada Februari lalu.
Fenomena pengurangan tenaga kerja ini sebenarnya sedang terjadi di banyak perusahaan game global.
Misalnya, Ubisoft yang mengumumkan PHK terhadap sekitar 200 karyawan di kantornya di Paris.
Selain itu, Microsoft juga dilaporkan memangkas ribuan pekerja, termasuk pada divisi gaming.
Pengembang Fokus Pembaruan Game
Meski terjadi pengurangan karyawan, tim pengembang Battlefield 6 tetap berupaya menjaga minat pemain dengan menghadirkan berbagai pembaruan konten.
Bahkan, pembaruan musim kedua game tersebut sempat ditunda demi melakukan penyempurnaan agar kualitas pengalaman bermain tetap terjaga bagi para pemain. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni