Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Perangi Spam dan Propaganda, X Blokir 800 Juta Akun dalam Setahun

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 13 Maret 2026 | 06:05 WIB

X mengaku telah menindak jutaan aku terkait praktik ilegal.
X mengaku telah menindak jutaan aku terkait praktik ilegal.

RADARTUBAN - Sebagai langkah untuk memerangi tindakan spam, manipulasi, serta kampanye pengaruh yang didukung oleh negara, X mengungkap telah menangguhkan jutaan akun.

Dihadapan parlemen Inggris, X mengaku telah menangguhkan sekitar 800 juta akun sepanjang tahun 2024.

Kepala Urusan Pemerintahan Global X, Wifredo Fernández, dalam sebuah sidang komite urusan luar negeri bersama parlemen Inggris menjelaskan jutaan akun tersebut telah diblokir karena melanggar aturan terkait manipulasi platform serta penyebaran spam.

Target Utama dan Aktivitas Negara

Menurut Fernández, sebagian besar akun yang ditindak oleh X diduga terkait dengan operasi dari Rusia. Akun-akun tersebut mencoba menyebarkan narasi yang memicu perpecahan kelompok, termasuk saat pemilu presiden di AS pada tahun 2024 lalu.

Selain Rusia, aktivitas serupa juga dikaitkan dengan aktor dari negara seperti Tiongkok dan Iran.

Upaya Berkelanjutan X

X mengaku masih tetap berupaya untuk menindak praktik manipulasi di platformnya hingga saat ini.

Bahkan setiap hari tim X menemukan jaringan baru yang mencoba membuat akun palsu untuk menyebarkan pesan tertentu atau membanjiri percakapan dengan spam.

Secara keseluruhan, perusahaan telah menangguhkan ratusan juta akun tambahan sepanjang tahun lalu yang diduga terkait dengan aktivitas manipulasi terkoordinasi.

Teknologi Deteksi Aktivitas Manipulatif

Untuk mendeteksi aktivitas tersebut, X memanfaatkan kombinasi sistem otomatis dan peninjauan manual.

Teknologi ini digunakan untuk memantau pola unggahan, interaksi tidak wajar, atau lonjakan pembuatan akun baru yang terlihat mencurigakan.

Data Pengguna Platform

Data Statista memperkirakan jumlah pengguna X mencapai sekitar 429 juta pengguna pada awal 2024, dengan sekitar 300 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Meski jumlah akun yang ditangguhkan sangat besar, perusahaan menilai sebagian besar aktivitas di platformnya masih berasal dari pengguna yang autentik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#rusia #propaganda #iran #blokir #tiongkok #spam