RADARTUBAN - Apple baru-baru ini dilaporkan tengah mempersiapkan perubahan yang mungkin tidak akan diterima baik oleh penggunanya. Pasalnya, layanan peta digital Apple Maps akan kedapatan iklan di dalamnya.
Bloomberg dalam laporannya menyebut Apple memiliki rencana pengumuman terkait hal ini dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan besar pada bulan ini.
Jika informasi teersebut benar, diperkirakan iklan pada Apple Maps akan mulai muncul musim panas tahun ini.
Sedangkan untuk skemanya sendiri disebut akan mirip dengan yang digunakan oleh Google Maps dan Yelp.
Dalam sistem tersebut, perusahaan atau pebisnus lokal dapat membayar untuk mempromosikan usahanya agar muncul di hasil pencarian pada kueri tertentu.
Semisal saat pengguna mencari restoran, bar, atau toko, bisnis yang mengikuti program iklan akan tampil di posisi teratas pada hasil pencarian.
Hal ini jelas membuka peluang bagi pebisnis dan pengiklan untuk meningkatkan visibilitas merek mereka langsung dari dalam aplikasi peta digital.
Langkah ini dianggap menjadi sumber pendapatan baru bagi Apple di sektor layanan digital.
Apalagi divisi ini telah mampu menghasilkan pendapatan sekitar 100 miliar dolar AS per tahun atau sekitar seperempat dari total pendapatan perusahaan.
Jika kita menelisik kebelakang, rumor mengenai kehadiran iklan di Apple Maps bukannlah sebuah hal baru.
Apalagi sejak tahun 2022, Apple telah menyematkan iklan dibeberapa layanannya, seperti App Store dan Apple News.
Meski begitu, hingga saat ini Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan dari Bloomberg itu.
Jika rencana ini benar, Apple Maps akan mengkuti jejak platform navigasi lain yang terlebih dahulu mengahdirkan iklan di layanan mereka. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni