Hakim Roma Putuskan Tarif Netflix Ilegal, Jutaan Pelanggan Berpotensi Terima Pengembalian Dana

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 12:34 WIB
Pengadilan Italia putuskan kenaikan harga layanan Netflix tidak sah.(Dima Solomin/Unsplash)
Pengadilan Italia putuskan kenaikan harga layanan Netflix tidak sah.(Dima Solomin/Unsplash)

RADARTUBAN - Pengadilan Roma resmi memutuskan bahwa kebijakan kenaikan harga langganan Netflix dalam beberapa tahun terakhir dinilai tidak sah.

Putusan mengejutkan ini muncul setelah adanya gugatan yang diajukan oleh organisasi perlindungan konsumen Movimento Consumatori terkait perubahan tarif sepohak yang dilakukan oleh Netflix.

Dalam keputusan ini, hakim menyatakan bahwa klausul kontrak yang memungkinkan Netflix mengubah harga langganan antara tahun 2017 hingga Januari 2024 dianggap melanggar aturan Kose Konsumen Italia karena tidak memberikan alasan pasti tentang kenaikan harga.

Baca Juga: Bridgerton Musim 5 Dikonfirmasi Netflix, Jadwal Tayang dan Tokoh Utama Masih Misterius

Naiknya harga layanan pada rentang tahun tersebut dikatakan telah melanggar regulasi yang ada. Oleh karenanya, pengadilan memerintahkan Netflix untuk memberitahu pelanggan yang terdampak terkait hak mereka untuk mendapatkan pengembalian dana.

Selain itu, perusahaan juga diminta menyesuaikan harga langganan yang saat ini berlaku.

Organisasi Movimento Consumatori mengatakan keputusan ini dapat berdampak ke jutaan pelanggan Netflix di Italia. 

Berdasarkan perhitungan mereka, pengguna paket premium sejak tahun 2017 berpotensi akan menerima pengembalian dana sekitar 500 euro.

Sedangkan untuk paket standar diperkirakan diangka 250 euro.

Presiden Movimento Consumatori, Alessandro Mostaccio, mengatakan pihaknya siap mengambil langkah hukum lanjutan jika Netflix tidak segera menurunkan harga serta mengembalikan dana pelanggan tersebut.

Organisasi itu bahkan mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan class action guna memastikan seluruh pengguna yang terdampak mendapatkan kompensasi yang layak.

Kasus ini juga menjadi bagian dari tren yang lebih luas di Eropa. Beberapa organisasi konsumen di negara lain, seperti Jerman dan Spanyol, turut menggugat klausul serupa yang digunakan Netflix terkait perubahan harga langganan.

Di tempat lain, Netflix menyatakan akan mengajukan banding atas putusan pengadilan Roma.

Perusahaan menegaskan bahwa praktik penetapan harga yang diterapkan selama ini telah dilakukan secara transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Italia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
pengadilan roma kenaikan harga lagganan netflix ilegal