RADARTUBAN - Salah satu pendiri platform streaming film yang paling populer, Netflix dipastikan akan keluar dari perusahaan.
Dalam laporan terbaru, Reed Hastings akan meninggalkan kursi di dewan direksi pada Juli mendatang, bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan.
Pengumuman ini disampaikan Netflix dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun ini.
Hastings mengatakan ingik mengalihkan fokus ke kegiatan filantropi serta berbagai aktivitas lain di luar perusahaan yang dia bangun sejak akhir tahun 90-an.
Dalam pernyataannya, Hastings mengenang perjalanan Netflix termasuk momen penting pada tahun 2016 saat layanan tersebut menjangkau seluruh dunia.
Baca Juga: Netflix Playground Resmi Hadir, Platform Game Anak yang Bisa Dimainkan Offlines
Dia menekankan bahwa kontribusinya bukan hanya pada keputusan besar, tetapi juga membangun budaya kerja yang berfokus pada kepuasan pelanggan dan keberlanjutan perusahaan.
Hastings juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemimpin seperti CEO Ted Sarandos dan Greg Peters yang dinilai mampu melanjutkan visi perusahaan.
Didirikan bersama Marc Randolph, Netflix awalnya beroperasi sebagai layanan penyewaan DVD via pos.
Model bisnis ini kemudian berkembang menjadi layanan streaming digital yang mengubah cara masyarakat menikmati hiburan.
Di bawah kepemimpinan Hastings, Netflix menjadi pelopor era streaming global dan menginspirasi banyak pemain baru di industri hiburan digital.
Perusahaan juga terus berekspansi, mulai dari produksi konten original hingga merambah game dan siaran langsung. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni