Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Google Health Premium Bocor, Era Baru Layanan Kesehatan Digital Dimulai

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 27 April 2026 | 09:01 WIB
Google dikabarkan akan ganti nama layanan kesehatannya. (Mashable/Pinterest)
Google dikabarkan akan ganti nama layanan kesehatannya. (Mashable/Pinterest)

RADARTUBAN - Tanda-tanda perubahan strategi mulai terlihat dari langkah Google dalam mengembangkan layanan kesehatan digitalnya.

Dalam laporan terbaru, nama “Google Health Premium” mulai muncul dan diduga akan menggantikan layanan Fitbit Premium telah ada.

Kemunculan ini pertama kali terdeteksi di sejumlah toko dan Google Store internasional.

Saat pengguna menambahkan perangkat seperti Pixel Watch atau Fitbit ke keranjang, label Google Health Premium ikut ditampilkan. Hal tersebut memicu spekulasi bahwa Google tengah menyiapkan rebranding besar untuk layanan kesehatan berbasis langganannya.

Dari sisi visual, identitas baru Google Health juga mulai terlihat. Logo yang bocor menampilkan ikon hati dengan gaya sapuan kuas dan warna gradien khas Google dengan dominasi warna biru dan sentuhan hijau, kuning, hingga merah.

Baca Juga: Gemini Live Berubah Total, Google Hadirkan UI Lebih Sederhana di Android

Desain tersebut dianggap lebih sederhana dan modern jika dibandingkan logo Fitbit saat ini.

Selain itu, bocoran di Apple App Store menunjukkan harga langganan Google Health Premium setara dengan Fitbit Premium, yakni sekitar 9,99 dolar AS per bulan atau 79,99 dolar AS per tahun.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi apakah harga tersebut akan menjadi skema final saat layanan resmi dirilis.

Menariknya, perubahan ini tampaknya hanya menyasar sisi perangkat lunak dan layanan. Merek Fitbit sendiri masih akan dipertahankan untuk perangkat keras, termasuk produk seperti Google Fitbit Air.

Hanya saja, aplikasi dan ekosistem digitalnya berpotensi untuk dilebur ke dalam Google Health.

Jika langkah ini benar terjadi, maka Google kemungkinan besar sedang membangun satu ekosistem kesehatan terpadu di bawah satu nama.

Meski masih sebatas indikasi dan belum diumumkan secara resmi, arah perubahan ini memperlihatkan upaya Google menyederhanakan lini produknya sekaligus memperkuat identitas layanan kesehatan digitalnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#google health #aplikasi #stoikisme #app