RADARTUBAN - Grand Prix Turki dipastikan kembali meramaikan kalender Formula 1 mulai musim 2027. Kepastian ini datang setelah tercapainya kesepakatan jangka panjang selama lima tahun antara pihak penyelenggara F1, pemerintah Turki, dan federasi otomotif setempat.
Sirkuit Istanbul Park, yang sempat menjadi tuan rumah balapan pengganti pada masa pandemi 2020–2021, kini kembali mendapat tempat permanen.
Melansir dari Autosport, pengumuman resmi ini disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, meskipun tanggal pasti balapan di kalender 2027 masih menunggu konfirmasi.
Baca Juga: Bezzecchi Tetap Pimpin Klasemen MotoGP Usai GP Spanyol, Marquez di Posisi Kelima
Kembalinya GP Turki terjadi di tengah kebijakan F1 yang membatasi jumlah balapan maksimal 24 seri per musim.
Untuk memberi ruang, beberapa seri dipastikan absen pada 2027, termasuk GP Belanda yang kontraknya berakhir serta GP Barcelona yang masuk skema rotasi. Sebagai gantinya, selain Turki, GP Portugal juga akan kembali digelar.
Presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali menyambut positif kembalinya Istanbul.
Dia menilai kota tersebut memiliki posisi unik sebagai penghubung budaya antara Eropa dan Asia, sekaligus menawarkan pengalaman balap di salah satu sirkuit paling menantang.
Sepanjang sejarahnya, GP Turki telah digelar sembilan kali sejak debut pada 2005. Momen paling ikonik terjadi pada 2020 saat Lewis Hamilton memastikan gelar juara dunia ketujuhnya di lintasan basah Istanbul.
Sementara itu, Felipe Massa tercatat sebagai pembalap tersukses di sirkuit ini dengan tiga kemenangan beruntun.
Dengan kalender yang sudah penuh hingga 2027, peluang masuknya balapan baru kemungkinan baru terbuka pada 2028, meski sejumlah negara mulai menunjukkan minat untuk bergabung dalam ajang balap paling bergengsi ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni