RADARTUBAN - Di tengah maraknya musik berbasis AI, Spotify menghadirkan langkah baru untuk menjaga keaslian karya dan identitas musisi.
Platform streaming tersebut resmi memperkenalkan lencana “Terverifikasi oleh Spotify” untuk membantu pendengar mengenali artis asli di tengah banjir konten digital sintetis.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya jumlah lagu yang dihasilkan AI. Laporan terbaru bahkan menyebut hingga 44 persen unggahan musik harian di platform streaming berasal dari teknologi tersebut.
Baca Juga: Daftar Lagu Jawa Hits yang Mendominasi FYP TikTok dan Populer di Sportify Hingga YouTube
Kondisi ini membuat batas antara karya manusia dan mesin semakin tidak jelas.
Melalui sistem verifikasi baru, Spotify menilai artis berdasarkan sejumlah kriteria.
Mulai dari konsistensi interaksi dengan pendengar, kepatuhan terhadap kebijakan platform, hingga adanya identitas nyata seperti aktivitas konser, penjualan merchandise, dan akun media sosial resmi.
Sedangkan, profil yang terindikasi sebagai AI dipastikan tidak akan lolos verifikasi.
Lencana ini akan ditandai dengan ikon centang hijau muda serta tulisan “Terverifikasi oleh Spotify”.
Dalam tahap awal, lebih dari 99 persen artis yang aktif dicari pengguna disebut sudah masuk dalam daftar verifikasi.
Namun, proses ini dilakukan bertahap sehingga tidak semua profil langsung mendapat tanda tersebut.
Tak hanya itu, Spotify juga memperkenalkan fitur tambahan berupa bagian informasi artis dalam versi beta.
Fitur ini menyajikan ringkasan penting layaknya “label nutrisi”, berisi pencapaian karier, aktivitas rilis lagu, hingga jadwal tur. Informasi ini tersedia untuk semua artis, baik yang sudah terverifikasi maupun belum.
Pengembangan ini melengkapi fitur sebelumnya seperti SongDNA, kredit lagu, hingga perlindungan profil artis yang dirancang untuk meningkatkan transparansi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni