Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Google Sempat Rilis COSMO, Aplikasi AI Misterius yang Tiba-Tiba Hilang

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 3 Mei 2026 | 12:06 WIB
Google rilis aplikasi Cosmo sebelum ditarik kembali. (LifeHacker/Pinterest)
Google rilis aplikasi Cosmo sebelum ditarik kembali. (LifeHacker/Pinterest)

RADARTUBAN - Langkah Google dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan kembali menarik perhatian banyak pengguna.

Kali ini, perusahaan tersebut sempat merilis aplikasi Android bernama COSMO, sebelum akhirnya menghapusnya dari Play Store hanya dalam waktu singkat.

COSMO diperkenalkan sebagai “asisten AI eksperimental” yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas, mulai dari mengatur jadwal hingga menjawab pertanyaan kompleks.

Namun, tak lama setelah muncul, aplikasi ini justru ditarik kembali dan tidak lagi bisa ditemukan oleh pengguna umum.

Baca Juga: Spotify Hadirkan Lencana Verifikasi, Tangkal Banjir Lagu AI dan Lindungi Artis Asli

Berdasarkan informasi yang beredar, COSMO merupakan proyek dari divisi riset Google dengan paket aplikasi com.google.research.air.cosmo.

Aplikasi ini tampaknya berfungsi sebagai wadah uji coba teknologi AI terbaru, bukan produk yang siap digunakan secara luas.

Secara kemampuan, COSMO membawa berbagai fitur canggih. Di antaranya pembuatan dokumen otomatis, saran penjadwalan kalender, pencarian foto, hingga riset mendalam berbasis AI.

Bahkan, aplikasi ini mampu merangkum percakapan serta memberikan konteks terkait orang maupun peristiwa tertentu.

Menariknya, COSMO mendukung beberapa mode pemrosesan, termasuk penggunaan model lokal seperti Gemini Nano, server jarak jauh, atau kombinasi keduanya. Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas antara kinerja offline dan online.

Meski terlihat menjanjikan, tampilan antarmuka COSMO masih terbilang sederhana dan belum stabil. Sejumlah fitur juga belum berfungsi optimal, termasuk akses layar melalui sistem Android.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan awal.

Selain itu, distribusi COSMO juga sangat terbatas. Bahkan pada perangkat Pixel, aplikasi ini tidak tersedia di semua wilayah.

Ukuran unduhannya yang mencapai lebih dari 1 GB juga menunjukkan bahwa teknologi yang dibenamkan cukup kompleks.

Kemunculan singkat lalu hilangnya COSMO memunculkan spekulasi bahwa peluncuran ini terjadi secara tidak sengaja.

Baca Juga: Venezia Promosi ke Serie A Usai Tahan Spezia, Jay Idzes Beri Pesan Emosional untuk Mantan Klub

Banyak pihak menduga aplikasi tersebut sebenarnya disiapkan untuk diperkenalkan secara resmi dalam ajang mendatang.

Untuk saat ini, COSMO lebih terlihat sebagai eksperimen internal ketimbang produk konsumen.

Namun, kehadirannya memberi gambaran arah pengembangan AI Google yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#cosmo #google #play store #android