Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

OpenAI Hadirkan Hewan Peliharaan Virtual di Codex, Coding Kini Lebih Interaktif

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 4 Mei 2026 | 18:18 WIB
OpenAI hadirkan peliharaan virtual untuk temani pengguna coding. (@TechNewsTube/X)
OpenAI hadirkan peliharaan virtual untuk temani pengguna coding. (@TechNewsTube/X)

RADARTUBAN - Belakangan OpenAI menghadirkan cara baru yang cukup unik untuk memantau proses coding melalui fitur hewan peliharaan virtual di aplikasi Codex.

Inovasi ini mulai tersedia pada 1–2 Mei 2026 untuk pengguna di Amerika Serikat, khususnya di platform Windows dan macOS.

Fitur ini bukan hanya sekadar elemen visual. Tetapi, hewan peliharaan tersebut berfungsi sebagai indikator status berbentuk animasi yang mengambang di layar.

Baca Juga: OpenAI Longgarkan Eksklusivitas, Kemitraan dengan Microsoft Masuk Babak Baru

Melalui tampilan ini, pengguna dapat mengetahui apakah Codex sedang menjalankan tugas, menunggu input, atau telah menyelesaikan pekerjaan, tanpa perlu berpindah jendela.

Terdapat delapan karakter bawaan yang bisa langsung digunakan. Pengguna cukup mengetik perintah “/pet” untuk memunculkan atau menyembunyikannya.

Baca Juga: OpenAI Gandeng Pentagon, Sam Altman Pastikan ChatGPT Tak Digunakan untuk Senjata Otonom dan Pengawasan Massal

Selain itu, OpenAI juga menyediakan opsi kustomisasi melalui perintah “/hatch”, yang memungkinkan pembuatan karakter baru berbasis AI.

Sejumlah pengguna awal bahkan telah menciptakan karakter unik, termasuk versi modern dari Clippy.

Berbeda dengan asisten virtual lama yang kerap dianggap mengganggu, fitur ini bersifat opsional dan dirancang untuk mendukung alur kerja secara lebih halus.

Kehadirannya justru dinilai akan memberi informasi cepat tanpa menginterupsi aktivitas utama.

Hanya saja, tidak semua pengguna dapat langsung mencoba fitur ini. OpenAI memastikan bahwa peluncuran belum mencakup wilayah Inggris, Uni Eropa, dan Swiss.

Hingga kini, perusahaan belum memberikan alasan resmi terkait pembatasan tersebut, apakah berkaitan dengan regulasi seperti GDPR atau aturan lain.

Bagi pengembang di AS, fitur ini menjadi tambahan menarik yang membuat pengalaman coding terasa lebih interaktif. Sementara itu, pengguna di wilayah lain masih harus menunggu kejelasan jadwal rilis selanjutnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#hewan peliharaan virtual #Open AI #Codex #coding #windows