RADARTUBAN - Upaya panjang untuk menghadirkan dukungan HDMI 2.1 secara open-source di Linux akhirnya menemukan titik terang.
AMD belakangan mulai melangkah lebih jauh setelah sebelumnya menghadapi penolakan dari HDMI Forum, lembaga yang mengatur standar HDMI.
Perkembangan terbaru datang dari pengiriman patch kernel Linux pertama yang difokuskan pada teknologi Fixed Rate Link (FRL).
Fitur ini merupakan bagian penting dari HDMI 2.1 karena memungkinkan peningkatan bandwidth secara signifikan, sehingga mendukung tampilan resolusi tinggi seperti 4K pada 120Hz hingga 5K pada 240Hz di perangkat berbasis GPU AMD.
Baca Juga: HDMI 2.2 Ultra96 Resmi Diperkenalkan, Tawarkan Bandwidth Super Cepat hingga 96 Gbps
Langkah ini menjadi sinyal bahwa dukungan HDMI 2.1 open-source di driver AMDGPU semakin dekat untuk direalisasikan.
Selama ini, keterbatasan lisensi dari HDMI Forum menjadi penghalang utama implementasi penuh standar tersebut di Linux, membuat pengguna hanya bergantung pada HDMI 2.0.
Peran Valve juga tidak bisa diabaikan. Perusahaan di balik SteamOS ini disebut aktif melakukan negosiasi agar implementasi open-source tersebut bisa diterima.
Hal ini sejalan dengan kebutuhan ekosistem gaming berbasis Linux yang semakin berkembang dan bergantung pada perangkat keras AMD.
Meski patch terbaru ini belum mencakup seluruh fitur HDMI 2.1 seperti Display Stream Compression (DSC) dan Variable Refresh Rate (VRR), tetapi kehadiran FRL sudah menjadi lompatan besar.
Teknologi ini membuka jalan bagi bandwidth lebih tinggi yang dibutuhkan oleh monitor modern dengan resolusi dan refresh rate tinggi.
Jika proses pengujian berjalan lancar, langkah AMD ini berpotensi mengubah pengalaman pengguna Linux, terutama gamer, dengan menghadirkan dukungan tampilan yang lebih canggih dan setara dengan platform lain. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni