RADARTUBAN - Google menghadirkan perubahan baru di Android 17 yang ditujukan untuk mengatasi salah satu gangguan yang cukup sering dialami pengguna, yaitu munculnya audio secara tiba-tiba dari aplikasi yang berjalan di latar belakang.
Dalam sesi pengembang di Google I/O 2026, Google memperkenalkan fitur bernama Penguatan Audio Latar Belakang yang mulai tersedia melalui Android 17 Beta 4.
Sesuai namanya, fitur ini membawa aturan lebih ketat terkait bagaimana aplikasi dapat memutar suara, mengambil fokus audio, hingga mengubah volume ketika tidak sedang digunakan secara langsung.
Melalui kebijakan baru tersebut, aplikasi kini harus memenuhi syarat tertentu agar tetap dapat menjalankan audio di latar belakang.
Baca Juga: Google Bawa Integrasi Panggilan WhatsApp dan Telegram ke Aplikasi Telepon Android
Salah satunya adalah aplikasi harus sedang tampil di layar atau menggunakan layanan latar depan yang memang diperuntukkan bagi aktivitas seperti pemutaran musik, navigasi, maupun panggilan.
Langkah ini diambil untuk mengurangi perilaku aplikasi yang dianggap mengganggu dan sulit diprediksi.
Perusahaan menyoroti kasus ketika aplikasi yang sempat berhenti di latar belakang tiba-tiba kembali aktif dan memutar audio, bahkan setelah berjam-jam tanpa interaksi pengguna.
Tak hanya itu, Android 17 juga akan membatasi aplikasi yang mencoba memulai pemutaran audio secara otomatis saat perangkat baru dinyalakan.
Jika pengembang tidak mengikuti aturan baru tersebut, sistem Android dapat langsung memblokir aktivitas audio tanpa menampilkan pesan kesalahan.
Dampaknya, aplikasi yang tidak mematuhi kebijakan bisa kehilangan kemampuan memutar audio di latar belakang.
Meski begitu, Google memastikan aplikasi umum seperti layanan streaming musik, podcast, navigasi, hingga aplikasi panggilan tetap akan berjalan normal selama mengikuti standar sistem audio yang direkomendasikan.
Selain itu, fitur seperti alarm dan timer juga dipastikan tidak terdampak oleh perubahan ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni