RADARTUBAN - Pengguna Discord yang memakai PC berbasis Arm akhirnya mendapat kabar yang cukup dinantikan.
Pasalnya, platform komunikasi populer tersebut kini menghadirkan versi aplikasi native untuk arsitektur Arm, sehingga pengguna tidak lagi harus bergantung pada emulasi atau membuka layanan lewat browser.
Perubahan ini memang hadir tanpa pengumuman besar, tetapi telah tersedia melalui halaman unduhan resmi Discord.
Kehadiran aplikasi native ini menjadi langkah penting terutama bagi pengguna perangkat dengan prosesor Snapdragon X yang selama ini harus menjalankan Discord versi x64 melalui teknologi emulasi Prism milik Microsoft.
Sebelumnya, Discord tetap dapat digunakan di Windows on Arm, tetapi proses emulasi membawa konsekuensi terhadap performa.
Startup aplikasi bisa terasa lebih lambat, konsumsi prosesor meningkat, dan daya tahan baterai ikut terdampak karena sistem harus menerjemahkan kode aplikasi secara langsung saat dijalankan.
Alternatif lain melalui browser juga bukan solusi sempurna.
Sejumlah fitur seperti hotkey global untuk push-to-talk, kemampuan berbagi layar, notifikasi yang lebih lengkap, hingga status aktivitas game memiliki keterbatasan dibanding aplikasi desktop.
Dengan hadirnya versi Arm-native, pengalaman menggunakan Discord di PC Arm kini menjadi lebih setara dengan perangkat berbasis x86.
Pengguna dapat menikmati fitur penuh tanpa tambahan beban dari lapisan emulasi.
Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi ekosistem Windows on Arm yang mulai berkembang.
Meski teknologi seperti Prism membantu kompatibilitas aplikasi lama, aplikasi native tetap dianggap sebagai solusi terbaik untuk menghasilkan performa maksimal.
Masuknya Discord ke daftar aplikasi Arm menambah optimisme bahwa semakin banyak pengembang akan mulai menghadirkan dukungan langsung untuk platform ini di masa mendatang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni