Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Google Resmi Menutup Pixel Studio, Pengguna Kini Dialihkan ke Gemini

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 7 Juni 2026 | 12:39 WIB
Google AI Studio resmi ditutup setelah debut pada tahun 2024 lalu. (madonomori/X)
Google AI Studio resmi ditutup setelah debut pada tahun 2024 lalu. (madonomori/X)

RADARTUBAN - Salah satu raksasa teknologi dunia, Google resmi menghentikan layanan aplikasi Pixel Studio melalui pembaruan terbaru yang mulai digulirkan secara bertahap kepada pengguna perangkat Pixel.

Aplikasi pembuat gambar berbasis AI tersebut kini tidak lagi dapat digunakan dan pengguna diarahkan untuk memakai Gemini sebagai penggantinya.

Pixel Studio pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran seri Pixel 9 pada 2024.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna membuat gambar hanya dengan memasukkan perintah teks, mengubah foto menjadi stiker, hingga memanfaatkan berbagai fitur AI generatif untuk mengedit gambar.

Baca Juga: Telegram Bangkitkan Lagi Aplikasi Wear OS dengan Fitur Mirip Smartphone

Tetapi, melalui pembaruan Pixel Studio versi 2.3, Google menghapus fungsi utama pembuatan gambar dari aplikasi tersebut.

Saat dibuka, pengguna kini hanya akan menemukan tombol “Open Gemini” yang mengarahkan ke aplikasi Gemini di Play Store. 

Google juga menyarankan pengguna mencoba fitur Nano Banana di Gemini untuk membuat gambar dan animasi berbasis AI.

Perusahaan memang telah memberi sinyal bahwa Pixel Studio akan dihentikan.

Sejak Februari 2026, Perusahaan yang identik dengan mesin pencari itu secara bertahap mulai mengurangi berbagai fitur penting dalam aplikasi tersebut sebelum akhirnya menonaktifkannya sepenuhnya.

Meski layanan pembuatan gambar telah dihentikan, karya-karya yang sebelumnya dibuat pengguna masih tetap tersimpan di dalam aplikasi.

Pembaruan ini sendiri masih didistribusikan secara bertahap sehingga belum tersedia untuk seluruh pengguna Pixel.

Selama masa hidupnya yang relatif singkat, Pixel Studio sempat menerima sejumlah peningkatan fitur, termasuk integrasi dengan Gboard, kemampuan membuat gambar manusia, serta berbagai alat pengeditan AI generatif.

Penutupan Pixel Studio menunjukkan strategi baru Google yang kini memusatkan layanan pembuatan gambar AI ke dalam ekosistem Gemini.

Langkah ini membuat Google seolah ingin menyatukan berbagai kemampuan AI generatifnya dalam satu platform utama daripada mempertahankan aplikasi terpisah. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Pixel #gemini #google