RADARTUBAN - Youtube Premium telah menjadi layanan berbayar yang cukup menarik bagi pengguna. Hanya saja bagi pengguna iPhone sepertinya kabar tidak sedap baru-baru ini.
Pasalnya, pengguna yang berlangganan melalui App Store berpotensi akan membayar biaya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan berlangganan melalui sotus resmi Youtube.
Selisih harga tersebut disebut berkaitan dengan biaya komisi yang dikenakan Apple kepada pengembang aplikasi.
Saat ini di AS sendiri, paket individu YouTube Premium dibanderol US$16 per bulan jika dibeli melalui situs YouTube.
Namun, harga yang sama dapat mencapai US$21 per bulan apabila pengguna melakukan langganan lewat sistem pembayaran App Store, atau sekitar US$5 lebih mahal setiap bulan.
Baca Juga: YouTube Music Uji Fitur Blokir Artis, Pengguna Bisa Atur Rekomendasi Sendiri
Perbedaan harga ini muncul karena Apple mengambil komisi sekitar 15 hingga 30 persen dari transaksi digital yang diproses melalui App Store.
Untuk menjaga pendapatan, sejumlah pengembang, termasuk Google, memilih meneruskan biaya tersebut kepada pelanggan dalam bentuk harga langganan yang lebih tinggi. Praktik ini dikenal luas sebagai "Apple Tax".
Meski begitu, sebagian pengguna tetap memilih berlangganan melalui App Store karena dinilai lebih praktis.
Seluruh langganan dapat dikelola di satu tempat, termasuk proses pembatalan yang hanya membutuhkan beberapa langkah melalui pengaturan iPhone.
Di sisi lain, Google juga menawarkan proses pembatalan YouTube Premium yang relatif sederhana melalui platformnya sendiri.
Karena itu, pengguna yang ingin menghemat biaya bulanan disarankan mendaftar langsung melalui situs resmi YouTube dibandingkan menggunakan App Store.
Perbedaan harga ini menjadi salah satu dampak dari kebijakan komisi Apple yang selama beberapa tahun terakhir memicu kritik dan sengketa hukum.
Sejumlah pengembang menilai biaya tersebut membuat harga layanan digital menjadi lebih mahal bagi konsumen. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni