RADARTUBAN - Belakangan Microsoft mulai menggulirkan pembaruan untuk browser Edge yang menghadirkan dukungan login menggunakan akun Google.
Fitur ini tersedia mulai Edge versi terbaru dan diluncurkan secara bertahap untuk pengguna Windows serta macOS.
Sebelumnya, pengguna Edge memang dapat memakai browser tanpa akun Microsoft. Hanya saja, untuk menyinkronkan bookmark, riwayat penelusuran, hingga data lainnya di berbagai perangkat, pengguna diwajibkan masuk menggunakan akun Microsoft.
Melalui pembaruan terbaru ini, pengguna kini bisa masuk dengan akun Google untuk mempermudah sinkronisasi data sekaligus mempercepat proses login ke berbagai situs yang terhubung dengan layanan Google.
Baca Juga: Microsoft Bikin Office 2019 di Perangkat Mac Nyaris Tak Berguna Mulai Juli 2026
Selain itu, Akun Google pada Edge juga akan dapat digunakan berdampingan dengan akun Microsoft.
Langkah ini menjadi perubahan sikap Microsoft. Pada 2020, perusahaan sempat menyatakan tidak berencana mengintegrasikan layanan Google secara bawaan ke Edge.
Namun, tingginya permintaan pengguna diduga menjadi alasan Microsoft akhirnya menghadirkan fitur tersebut.
Selain dukungan akun Google, Microsoft Edge juga membawa sejumlah peningkatan lain.
Perusahaan telah memperbarui pengaturan cookie pihak ketiga, meningkatkan perlindungan unduhan pada Intune MAM, serta menambahkan kebijakan baru yang memungkinkan administrator mengembalikan sementara versi WebView2 jika ditemukan masalah serius.
Microsoft juga menghadirkan notifikasi keamanan baru untuk administrator ketika pembaruan berisi perbaikan penting.
Meskipun membawa banyak perubahan Edge versi terbaru menjadi versi terakhir yang masih mendukung macOS 12 Monterey.
Mulai Edge versi 151, pengguna macOS diwajibkan menggunakan macOS 13 Ventura atau versi yang lebih baru.
Microsoft juga mengubah arsitektur fitur Workspaces ke versi baru yang diklaim lebih stabil dan memiliki performa lebih baik. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni