RADARTUBAN - Platform sosial media milik Elon Musk, X baru saja memulai peluncuran layanan keuangannya yakni X Money, bagi pelanggan Premium dan Premium+ di wilayah Amerika Serikat.
Kehadiran layanan ini menjadi langkah terbaru platform sosial media yang sebelumnya bernama Twitter ini dalam mewujudkan ambisinya menjadikan X sebagai "everything app" yang tidak hanya berfungsi sebagai media sosial, tetapi juga platform layanan finansial.
Setelah sebelumnya hanya tersedia melalui program beta berbasis undangan, X Money kini dapat digunakan oleh pelanggan Premium dan Premium+ berusia di atas 18 tahun.
Baca Juga: Apple Sempat Kembangkan Chip M2 Extreme dan M3 Extreme untuk Mac Pro, Meski Akhirnya Dibatalkan
Layanan ini menghadirkan berbagai fitur, mulai dari rekening simpanan, transfer uang antar pengguna, hingga kartu debit Visa yang tersedia dalam bentuk digital maupun fisik berbahan logam yang dapat dipersonalisasi.
Tak ketinggalan, X Money juga telah terintegrasi dengan Apple Wallet. Hal tersebut membuat pengguna dapat menyimpan kartu debit mereka di perangkat iPhone untuk melakukan pembayaran yang jauh lebih praktis.
Selain itu, layanan ini menawarkan berbagai keuntungan seperti cashback hingga 3 persen, bebas biaya transaksi luar negeri, setoran langsung lebih awal, serta bunga simpanan hingga 6 persen.
Tetapi, besaran bunga ini bergantung pada jenis langganan dan aktivitas pengguna.
Pelanggan Premium+ misalnya, dapat memperoleh bunga maksimal lebih mudah, sedangkan pelanggan Premium reguler harus memenuhi persyaratan seperti melakukan setoran dalam jumlah tertentu.
X juga menetapkan beberapa kategori transaksi yang tidak memenuhi syarat untuk memperoleh cashback.
Meski X Payments LLC bukan bank yang diasuransikan oleh FDIC, dana pengguna disimpan di Cross River Bank yang merupakan anggota FDIC sehingga saldo nasabah tetap memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Peluncuran X Money juga menandai langkah serius X memasuki industri pembayaran digital di AS yang selama ini didominasi oleh layanan seperti PayPal, Venmo, dan Cash App.
Keunggulan utamanya terletak pada integrasi langsung dengan platform X, sehingga pengguna dapat melakukan transaksi keuangan tanpa meninggalkan aplikasi.
Tetapi, ekspansi ini juga mendapat perhatian serius dari regulator setempat.
Sejumlah pihak di AS menyampaikan kekhawatiran mengenai aspek keamanan, perlindungan konsumen, hingga stabilitas sistem keuangan apabila layanan pembayaran tersebut berkembang semakin luas.
Untuk saat ini, X Money masih tersedia secara eksklusif bagi pelanggan Premium dan Premium+ di Amerika Serikat.
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global, meski Elon Musk sebelumnya menyatakan ingin menjadikan X sebagai pusat berbagai aktivitas digital, termasuk layanan keuangan, dalam satu aplikasi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni