Gagal Gaet Pasar, Ubisoft Resmi Tutup Game NFT Champions Tactics pada Oktober 2026

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 11:33 WIB
Ubisoft resmi akan turup salah satu layanan game berbasis NFT. (HypeYourGames/X)
Ubisoft resmi akan turup salah satu layanan game berbasis NFT. (HypeYourGames/X)

RADARTUBAN - Ubisoft baru-baru ini mengumumkan akan menghentikan layanan game Champions Tactics: Grimoria Chronicles.

Same strategi berbasis NFT dan Web3 yang dirilis pada 2024 itu akan resmi ditutup pada 30 Oktober 2026.

Penutup ini sekaligus mengakhiri perjalanan salah satu proyek blockchain paling kontroversial milik Ubisoft.

Melalui pengumuman resminya, Ubisoft menyatakan keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan matang. 

Baca Juga: Pendiri Ubisoft Claude Guillemot Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat

Hingga penutupan server nanti, pemain masih dapat menikmati permainan seperti biasa selama beberapa bulan ke depan.

Champions Tactics sebenarnya sempat memiliki komunitas pemain meski jumlahnya tergolong kecil.

Namun, pada Mei lalu Ubisoft telah mengumumkan penghapusan bertahap fitur blockchain dan NFT dari game tersebut.

Fitur pencetakan serta perdagangan karakter NFT pun resmi dihentikan. Hal ini membuat karakter yang sebelumnya bersifat non-fungible berubah menjadi item biasa di dalam permainan.

Keputusan tersebut dianggap sebagai pengakuan bahwa model Web3 yang diusung Champions Tactics gagal menarik minat pasar. 

Apalagi, game ini baru dirilis pada 2024, saat tren NFT sudah mulai meredup dan sebagian besar industri game mulai meninggalkan teknologi tersebut.

Menariknya, Ubisoft masih belum sepenuhnya meninggalkan konsep blockchain.

Perusahaan menawarkan hadiah dalam game kartu digital Might & Magic Fates kepada pemain Champions Tactics yang memenuhi syarat.

Game tersebut juga masih memanfaatkan teknologi blockchain untuk mendukung perdagangan kartu melalui marketplace eksternal.

Saat pertama diluncurkan, beberapa karakter NFT Champions Tactics bahkan sempat dipasarkan dengan harga lebih dari 63 ribu dolar AS.

Baca Juga: Ubisoft Tutup Dua Studio dan Pangkas Ratusan Karyawan di Tengah Restrukturisasi Besar

Hanya saja, tidak diketahui berapa banyak transaksi yang benar-benar terjadi sebelum fitur NFT akhirnya dihapus.

Sepanjang perjalanannya, Champions Tactics juga sempat mengalami berbagai masalah, termasuk bug matchmaking yang membuat pemain terus bertemu lawan yang sama pada awal peluncuran.

Pada komunitas seperti Discord, sebagian pemain bahkan memperdebatkan apakah proyek tersebut layak disebut sebagai kegagalan atau sekadar eksperimen yang tidak berhasil.

Penutupan Champions Tactics menjadi penanda semakin surutnya era game berbasis NFT yang sempat digadang-gadang sebagai masa depan industri game.

Kini, perhatian banyak perusahaan teknologi dan pengembang game telah beralih ke pengembangan kecerdasan buatan sebagai fokus inovasi berikutnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
NFT Discord blockchain Ubisoft