Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kuliner Unik Khas Tuban, Serabi Lodeh dengan Rasa Manis, Pedas, dan Gurih yang Menggoda Lidah

Bihan Mokodompit • Selasa, 29 April 2025 | 22:03 WIB

Serabi lodeh, salah satu kuliner khas Tuban yang wajib dicoba.
Serabi lodeh, salah satu kuliner khas Tuban yang wajib dicoba.

RADARTUBAN - Serabi lodeh khas Tuban menjadi kuliner unik yang kini semakin digemari, baik oleh warga lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Jajanan ini menawarkan sensasi rasa berbeda dengan menggabungkan kelembutan serabi tradisional dan gurih pedasnya kuah lodeh.

Perpaduan rasa ini membuat serabi lodeh khas Tuban layak menjadi destinasi kuliner wajib saat berkunjung ke daerah yang merupakan salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Jawa Timur ini.

Asal Usul Serabi Lodeh Khas Tuban

Serabi sendiri merupakan makanan tradisional berbahan dasar adonan tepung beras, yang dimasak di wajan tanah liat di atas tungku api.

Biasanya serabi disajikan dengan kuah santan atau parutan kelapa. Namun di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, muncul inovasi unik yaitu dengan menyajikan serabi menggunakan kuah lodeh.

Salah satu pelopor serabi lodeh khas Tuban adalah Sugeng, 64, warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban. Dia mengungkapkan bahwa usaha serabi ini merupakan warisan dari ibunya.

“Dulu ibu juga jualan serabi terus tak teruskan. Saya sendiri sudah menjual serabi selama 17 tahun, dan menu serabi lodeh ada sejak saya yang jualan,” ujar Sugeng, saat ditemui di rumah produksinya.

Menu serabi lodeh khas Tuban bermula saat Sugeng mencoba menjual tambahan menu berupa lontong lodeh.

Kemudian, beberapa remaja yang berkunjung iseng mencoba mencampur serabi dengan kuah lodeh. Bukannya aneh, justru kombinasi ini mendapat respons positif dari pembeli lain.

“Awalnya ada remaja iseng, dicampur kuah lodeh, terus katanya enak, kemudian orang-orang pada menirunya hingga sekarang,” ucapnya.

Keunikan dan Cita Rasa Serabi Lodeh

Ciri khas serabi lodeh khas Tuban adalah kombinasi rasa gurih manis dari serabi dengan pedas gurih dari kuah lodeh. Salah satu pelanggan setia, Yusuf (24), mengaku sering membeli jajanan ini.

“Lumayan sering, seminggu sekali minimal, soalnya saya orang sini sendiri,” ujarnya.

“Nikmat rasanya, gurih pedas dari lodeh dipadukan dengan serabi yang gurih agak manis,” imbuh Yusuf.

Lokasi dan Harga Terjangkau

Sugeng berjualan menggunakan gubuk sederhana berukuran 2x2 meter, lengkap dengan tungku-tungku tradisional. 

Dia mulai berjualan serabi lodeh khas Tuban dari pukul 22.30 WIB hingga 03.00 WIB setiap hari.

Dalam satu malam, ia bisa menghabiskan hingga 5 kilogram adonan serabi. “Semalam biasanya habis 5 kilogram adonan,” jelasnya.

Untuk harga, Sugeng mematok tarif sangat ramah, yakni Rp 2.000 untuk dua buah serabi. Sedangkan kuah lodeh disediakan gratis dan bebas diambil pembeli.

Bagi Anda yang tertarik mencicipi serabi lodeh khas Tuban, akses menuju lokasi sangat mudah. Dari Jalan Letda Sucipto Tuban, arahkan kendaraan menuju SMP 4 Tuban.

Lanjutkan lurus ke selatan melalui Jalan Raya Bogorejo sejauh sekitar 1,3 kilometer, lalu belok kanan ke Jalan Masjid Al-Falah.

Sekitar 500 meter dari sana, Anda akan menemukan warung serabi lodeh Sugeng yang legendaris ini.

Kuliner Khas yang Menarik

Serabi lodeh khas Tuban berhasil memadukan cita rasa tradisional dengan inovasi baru yang menarik.

Dengan harga terjangkau, rasa unik, dan lokasi yang mudah dijangkau, tidak heran jika kuliner ini menjadi favorit, bukan hanya di Tuban, tetapi juga menarik perhatian pembeli dari Bojonegoro, Lamongan, Gresik, hingga Surabaya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#serabi lodeh #harga #khas tuban #lokasi #tradisional #kuliner unik