RADARTUBAN - China bukan hanya terdiri dari Beijing dan Shanghai.
Selain itu, terdapat juga tempat menarik lainnya, misalnya Huangshan yang terletak di Provinsi Anhui selatan, dan sangat populer sebagai destinasi wisata utama di Tiongkok.
Huangshan sangat ideal bagi para pelancong yang ingin mengagumi pemandangan alam dan merasakan ketenangan yang ditawarkan oleh suasana pedesaan kuno China yang tetap autentik.
Huangshan menjadi tempat bagi beberapa situs warisan dunia menurut United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), termasuk Gunung Huangshan dan desa-desa kuno seperti Hongcun.
Daerah Huangshan mencakup tiga distrik, yaitu Tunxi, Huangshan, dan Huizhou, serta empat kabupaten yaitu Shexian, Xiuning, Yixian, dan Qimen.
Kota Huangshan memiliki luas sekitar 9.678 kilometer persegi dan populasi terdaftar sebanyak 1,32 juta orang.
Jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak ini menciptakan suasana yang tenang di Huangshan.
Setibanya di Gunung Huangshan, pengunjung akan terpesona oleh formasi batuan yang unik dengan 88 puncak yang tingginya mencapai lebih dari 1.000 mdpl.
Gunung Huangshan memiliki tiga puncak utama, yakni Puncak Lotus, Puncak Terang, dan Puncak Surgawi, yang semuanya berada di ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan laut.
Huangshan sungguh lokasi yang fantastis jika Anda ingin menyaksikan keindahan mentari merekah, terbenam, juga hamparan awan bagaikan samudera.
Terlebih lagi, ada pohon-pohon pinus unik yang tumbuh di sela-sela bebatuan.
Untuk mendaki dan menikmati panorama indah Gunung Huangshan, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sekitar 190 RMB, atau jika dirupiahkan menjadi lebih kurang Rp 427 ribu.
Selain itu, agar bisa sampai ke area terbaik di gunung tersebut , Anda harus menggunakan kereta gantung dengan tarif sekitar 90 RMB , atau setara dengan Rp 203 Ribu.
Seorang pemandu wisata lokal mengatakan bahwa setiap tahunnya, Gunung Huangshan selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik dari Indonesia maupun mancanegara.
Dulu, sebelum adanya pandemi Covid-19, sekitar 3,5 juta turis datang mengunjungi Huangshan setiap tahun.
Beralih ke kabupaten Yixian, Anda akan menemukan desa kuno Hongcun. Pada tahun 2000, UNESCO menetapkan desa ini sebagai bagian dari warisan budaya dunia.
Hal yang membuat desa tua ini istimewa adalah jaringan irigasi yang menjangkau seluruh rumah. Air jernih mengalir terlihat jelas dari pintu depan hingga ke belakang setiap rumah.
Terletak di antara danau yang tenang dan gunung-gunung yang menjulang tinggi, Desa Hongcun memancarkan pesona bagaikan karya seni yang hidup.
Daya tarik utamanya terletak pada keindahan Danau Selatan, keunikan Rawa Bulan, serta aliran Kanal Air yang khas.
Terdapat sejumlah besar hunian di desa Hongcun yang terjaga keasliannya dan menggambarkan gaya arsitektur Tiongkok yang unik .
Desa kuno Hongcun terbuka untuk pengunjung setiap hari. Untuk masuk ke desa ini, Anda perlu membayar biaya sekitar 104 RMB, yang setara dengan Rp 235 ribu. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama