RADARTUBAN – Bagi pecinta kuliner Jawa Timur, rujak cingur bukan sekadar makanan, tapi sebuah mahakarya rasa yang kaya akan tradisi.
Perpaduan segar dari irisan buah, sayur rebus, lontong, tahu, tempe, dan tentu saja cingur (irisan mulut sapi), disiram dengan saus petis hitam pekat, menciptakan harmoni rasa yang tak terlupakan.
Tuban, kota di pesisir utara Jawa Timur yang dikenal dengan sebutan Bumi Wali, ternyata menyimpan deretan warung rujak cingur legendaris.
Mulai dari yang legendaris sejak zaman orang tua kita, hingga yang viral karena bumbu petisnya yang “nggak ada obat”!
Berikut ini rekomendasi warung rujak cingur di Tuban yang wajib masuk bucket list pecinta kuliner khas Jawa Timur.
1. Rujak Cingur Bu Sarmi – Jalan Basuki Rahmat, Tuban Kota
Warung sederhana yang sudah berdiri sejak 1984 ini tidak pernah sepi pembeli. Rahasianya?
Petis udang khas Madura yang diolah sendiri, serta potongan cingur yang empuk tanpa bau prengus. Disajikan dengan lontong dan sayuran segar, rasanya juara!
“Bumbu saya ulekan langsung, bukan stok lama. Makanya aromanya lebih segar dan nendang,” kata Bu Sarmi.
Lokasi: Depan SDN Sidomulyo, Jl. Basuki Rahmat
Jam buka: 10.00 – 16.00 WIB
Harga: Rp18.000/porsi
2. Rujak Cingur Pak Darto – Dekat Alun-Alun Tuban
Kalau kamu suka rujak cingur dengan rasa yang agak pedas, Pak Darto jawabannya.
Cingurnya dipresto hingga super empuk, sementara bumbu petisnya di-mix dengan kacang goreng tumbuk, memberikan rasa unik dan creamy.
Lokasi: Sisi selatan Alun-Alun Tuban
Jam buka: 11.00 – 17.30 WIB
Harga: Rp20.000/porsi
3. Rujak Cingur Mbak Reni – Pasar Baru Tuban
Meskipun berada di area pasar, rujak cingur ini punya penggemar setia dari berbagai kalangan.
Yang bikin beda adalah isian buahnya yang lebih banyak: bengkoang, kedondong, nanas, dan timun berpadu harmonis dengan cingur dan sambal petis hitam legit.
Lokasi: Belakang los sayur Pasar Baru
Jam buka: 09.00 – 15.00 WIB
Harga: Rp17.000/porsi
4. Rujak Cingur “Djoeragan Petis” – Kawasan Panyuran
Ini dia rujak cingur yang sempat viral di TikTok! Petisnya diklaim dibuat dari udang laut asli tanpa pengawet, disajikan dengan plating estetik ala kafe.
Cocok buat anak muda yang ingin makanan tradisional dengan sentuhan kekinian.
“Kita ingin generasi muda tetap cinta kuliner lokal, makanya kami kemas lebih modern,” ujar Galih, pemilik warung.
Lokasi: Jalan Raya Panyuran, dekat Pom Bensin
Jam buka: 10.30 – 20.00 WIB
Harga: Rp22.000/porsi
Menurut food vlogger asal Surabaya, Rina Pramudita, rujak cingur di Tuban punya keunikan tersendiri karena banyak warung yang masih mempertahankan cara tradisional dalam mengulek bumbu.
“Petis di Tuban cenderung lebih pekat dan tidak terlalu manis, jadi cocok untuk penikmat rasa yang kuat,” jelasnya.
Tips Menikmati Rujak Cingur di Tuban:
1.Minta petis disesuaikan dengan level pedasmu
2. Pastikan cingurnya empuk dan tidak amis
3. Kombinasikan dengan kerupuk udang atau emping untuk tekstur yang lebih crunchy
4. Jangan lupa teh hangat sebagai penetral rasa
Rujak cingur bukan hanya kuliner, tapi juga warisan budaya. Di Tuban, jajanan ini tetap hidup dan berkembang, berkat tangan-tangan terampil penjual kaki lima yang menjaga rasa otentik sejak puluhan tahun lalu.
Kalau kamu ke Tuban, jangan hanya mampir ke pantai atau alun-alun.
Cobalah rujak cingurnya, dan biarkan lidahmu merasakan kelezatan yang tak lekang oleh waktu!(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni