Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pecinta Camilan Wajib Tahu! Ini Dia Penjual Pelas Paling Legendaris di Tuban yang Selalu Ludes Sebelum Dzuhur

Ardian Ananto • Senin, 7 Juli 2025 | 17:56 WIB

 

Ilustrasi Pelas Legendaris di Tuban yang Bikin Ketagihan
Ilustrasi Pelas Legendaris di Tuban yang Bikin Ketagihan

RADARTUBAN – Siapa sangka, di tengah gempuran makanan modern, jajanan tradisional seperti pelas masih punya tempat istimewa di hati masyarakat Tuban, Jawa Timur.

Aromanya yang menggoda, teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam, membuat camilan ini tak lekang oleh waktu.

Uniknya, beberapa penjual pelas di Tuban justru jadi incaran para pemburu kuliner lokal bahkan dari luar kota.

Saking larisnya, mereka sering kehabisan stok sebelum matahari tergelincir ke barat!

1. Bu Tum Dadar Jagung – Pasar Baru Tuban

Di kios kecil bernuansa lawas dekat pintu timur Pasar Baru Tuban, Bu Tum sudah berjualan sejak tahun 1998.

Dadar jagung buatannya dikenal karena renyahnya yang pas dan bumbu rahasia yang bikin nagih.

“Rahasia saya ya jagungnya harus muda dan digiling kasar, biar kriuknya dapet!” kata Bu Tum sambil tersenyum.

Lokasi: Pasar Baru Tuban
Jam buka: 06.00 – 10.30 WIB
Harga: Rp2.000/pcs

2. Pelas Mbah Warni – Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang

Kalau ingin pelas khas Tuban yang dibungkus daun jati dengan aroma khas, mampirlah ke warung Mbah Warni.

Pelas buatannya menggunakan kelapa muda, tempe semangit, dan petis asli.

“Yang bikin beda, saya pakai kelapa parut yang diparut pagi hari, bukan sisa kemarin,” ungkap Mbah Warni, 72 tahun.

Lokasi: Depan Balai Desa Sumberagung
Jam buka: 05.00 – 09.00 WIB
Harga: Rp1.500/bungkus

3. Pelas dan Dadar Jagung Bu Siti – Alun-Alun Tuban

Buat kamu yang suka nongkrong pagi di sekitar alun-alun, jangan lewatkan gerobak kecil Bu Siti.

Ia menjual dadar jagung dan pelas secara bersamaan, cocok untuk sarapan ringan atau camilan sore.

“Kadang saya bawa 100 biji, habis cuma dalam dua jam,” katanya.

Lokasi: Sisi utara Alun-Alun Tuban
Jam buka: 06.00 – 11.00 WIB

Menurut pengamat kuliner tradisional asal Lamongan, Arif Mustofa, daya tarik jajanan tradisional seperti dadar jagung dan pelas ada pada rasa nostalgia dan kesederhanaannya.

“Rasa yang jujur dan bahan alami itu punya kekuatan emosional. Jajanan ini mengingatkan kita pada masa kecil di desa,” jelasnya.

Tips Menemukan Jajanan Tradisional Enak di Tuban:

1. Cari di pasar tradisional pagi hari

2. Pilih penjual yang tidak memakai plastik dalam pengolahan

3. Amati warna dan tekstur dadar jagung – harus keemasan tapi tidak gosong

4. Pelas enak biasanya aromanya menggoda bahkan sebelum dibuka. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #kuliner #Pasar Baru Tuban #Dadar jagung #Jawa Timur #jajan tradisional #pelas