RADARTUBAN – Jumlah kunjungan wisata di Tuban selama semester pertama 2025 mengalami penyusutan dibanding periode sama tahun lalu.
Berdasar catatan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban dari 32 destinasi wisata di Kota Legen, jumlah kunjungan wisata pada periode Januari hingga Juni lalu tercatat sebanyak 2.786.555 wisatawan.
Turun sebanyak 122.967 dibanding periode sama 2024 yang mencapai 909.522.
‘’Jika dibandingkan dengan tahun lalu memang ada penurunan, tapi tidak terlalu signifikan,’’ kata Kepala Disbudporapar Tuban Mohammad Emawan Putra kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Emawan, penurunan jumlah kunjungan wisata disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, menurunnya daya beli masyarakat yang terjadi secara nasional. Sehingga berdampak pada kunjungan wisata.
‘’Pada situasi seperti ini, orang-orang cenderung mengutamakan kebutuhan pokok daripada jalan-jalan ataupun liburan. Apalagi, harga kebutuhan pokok, bahan bakar, dan lain sebagainya, juga naik,’’ ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, juga faktor cuaca yang selama 2025 ini tidak menentu.
‘’Dari Januari hingga Juni masih sering hujan, sehingga banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk berwisata,’’ tandasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama