Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hingga September 2025, PAD Sektor Wisata Pelat Merah di Tuban Capai Rp 844 Juta

Shafa Dina Hayuning Mentari • Jumat, 3 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Kawasan wisata Pantai Boom tampak sepi tanpa pengunjung di hari aktif, kemarin (2/10).
Kawasan wisata Pantai Boom tampak sepi tanpa pengunjung di hari aktif, kemarin (2/10).

 

RADARTUBAN – Dari tiga lokasi wisata yang dikelola Pemkab Tuban, Pantai Boom menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) tertinggi.

Hingga September lalu, total retribusi wisata bahari di utara Alun-Alun Tuban itu terkumpul Rp 353 juta, atau 78,95 persen dari target 2025 sebanyak Rp 450 juta.

Berikutnya disusul Pemandian Bektiharjo sebesar Rp 331 juta, atau sekitar 75,4 persen target Rp 440 juta.

Sementara wisata Goa Akbar menyumbang Rp 160 juta dari target Rp 260 juta, atau baru tercapai sekitar 61,66 persen.

‘’Pantai Boom memang masih menjadi primadona bagi para wisatawan dikarenakan letaknya yang strategis. Juga lokasinya yang berdekatan dengan area wisata religi Makam Sunan Bonang, sehingga pendapatannya paling banyak dibanding Goa Akbar dan Pemandian Bektiharjo,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban Mohammad Emawan Putra.

Kenapa retribusi Pantai Boom selalu lebih tinggi dibanding Goa Akbar dan Bektiharjo.

Emawan menegaskan, letak atau lokasi wisata sangat memengaruhi kunjungan.

Goa Akbar misalnya, terang dia, lokasinya yang berdekatan dengan pasar menjadi penyebab wisatawan merasa kurang leluasa ketika berkunjung.

‘’Berbeda dengan Pantai Boom yang lebih terbuka dan strategis, sehingga menjadi pilihan utama bagi peziarah maupun wisatawan umum,” imbuhnya.

Lebih lanjut, lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur itu menegaskan, konsep sapta pesona penting diterapkan di semua destinasi wisata.

Bukan hanya wisata yang dikelola oleh Pemkab saja.

Menurutnya, nilai-nilai sapta pesona seperti keamanan, ketertiban. Kebersihan, keindahan, keramahan, sejuk, dan kenangan perlu diterapkan untuk menjadi daya tarik bagi wisatawan.

‘’Destinasi wisata tidak hanya populer karena pemandangannya saja, tetapi juga pengalaman kuliner, keramahan warga, hingga produk khas daerah juga menjadi penunjang utama kepopuleran destinasi wisata,” tandasnya. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wisata #Tuban #Bektiharjo #goa akbar #pad #pemkab #Pantai Boom