Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Omah Pepeg, Warung Makan di Semanding Tuban dengan Resep Temurun Sejak 1950

Yudha Satria Aditama • Selasa, 21 April 2026 | 17:24 WIB
Rumah makan Omah Pepeg sajikan sate, gule, dan masakan tradisional warisan keluarga di Tuban. (RADAR TUBAN)
Omah Pepeg, rumah makan yang sajikan sajikan sate, gule, dan beragam masakan tradisional warisan keluarga di Tuban. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Jejak kuliner tradisional yang diwariskan lintas generasi kini hadir di Kabupaten Tuban melalui Omah Pepeg.

Berlokasi di Gang Sejahtera, Bukit Karang, Kecamatan Semanding, warung makan yang mengusung suasana tradisional Jawa ini menyajikan resep turun-temurun yang telah ada sejak era 1950-an.

Pemilik Omah Pepeg, Audy Fikrian Iman Wicaksana, mengungkapkan bahwa usaha kuliner ini bukan sekadar bisnis, melainkan bentuk pelestarian warisan keluarga. Resep yang digunakan berasal dari sang leluhur, Mbah Suri, yang pertama kali meracik hidangan khas di Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro sekitar tahun 1950.

“Resep ini kemudian diteruskan oleh generasi berikutnya, yakni Hj Suwarni melalui Warung Hj Suwarni yang hingga kini masih buka di Jalan Stasiun Sumberejo, Bojonegoro. Kami melanjutkan dan menghadirkannya ke Tuban dengan konsep yang lebih modern, tanpa mengubah cita rasa asli,” ujar Audy.

Baca Juga: Nostalgia Rasa yang Menghidupkan Wisata Kuliner Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Sebagai generasi keempat atau buyut Mbah Suri, Audy berupaya menjaga keaslian rasa sekaligus memperluas jangkauan kuliner tradisional tersebut.

"Di Omah Pepeg, pengunjung dapat menikmati berbagai menu khas Indonesia, seperti sate, gule, serta beragam masakan tradisional lain yang kental dengan cita rasa rumahan," ungkap dia. 

Nama “Omah Pepeg” sendiri memiliki makna filosofis. Dalam bahasa Jawa, “pepeg” berarti lengkap dan sempurna.

Filosofi ini mencerminkan harapan agar rumah makan tersebut mampu menyajikan pengalaman kuliner yang utuh, baik dari segi rasa, suasana, maupun pelayanan.

Audy bersama keluarga mulai merintis usaha tersebut sejak 2010 melalui pembangunan kecil. 

Hingga akhirnya Omah Pepeg terus berkembang hingga akhirnya resmi diluncurkan pada 29 November 2025. Kini, rumah makan yang beralamat di Desa Tegalgung, Kecamatan Semanding, Tuban ini hadir dengan kapasitas besar, mampu menampung hingga 500 tamu.

Selain itu, fasilitas yang disediakan juga cukup memadai. Area parkir luas serta bangunan dengan total luas mencapai 6.230 meter persegi menjadikan Omah Pepeg cocok untuk berbagai kegiatan, mulai dari makan keluarga hingga acara besar.

Omah Pepeg buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Dengan konsep yang menggabungkan tradisi dan kenyamanan modern, rumah makan ini diharapkan menjadi salah satu destinasi kuliner unggulan di Tuban.

Apalagi, disediakan Playground dengan mainan anak-anak di area lokasi. Sehingga anak bisa bermain dengan gembira saat orang tuanya sedang menyantap kuliner atau bersantai ngopi. 

Tidak hanya menikmati cita rasa yang lezat, Omah Pepeg juga menyajikan hiburan live musik setiap harinya. Pada Sabtu dan Minggu, juga disediakan sesi live musik jam 10 pagi. 

Selain itu, para pecinta musik juga dipersilakan menyalurkan hobinya melalui panggung di Omah Pepeg melalui reservasi admin.

Sebagai wujud kepedulian dengan perkembangan seni khususnya musik, untuk anak muda atau pelajar bisa melakukan jamming session setiap hari Minggu jam 15.00 - 17.30 (waktu Maghrib).

"Dengan peralatan musik yang lengkap dan sound yang memadai, siapa pun pecinta musik bisa manggung secara gratis menggunakan alat di Omah Pepeg, hanya perlu reservasi di nomor admin," ungkap dia. 

Omah Pepeg memiliki banyak menu andalan. Salah satunya yang paling otentik adalah Nasi Pepeg. 

Selain itu, juga ada menu lain yang tak kalah menggigit di lidah. Seperti tongseng kambing, tengkleng kambing, sate, gule, rawon, becek daging, soto daging, soto ayam, asem-asem daging, asem-asem ayam, pecel, dan lodeh.

Tak hanya itu, menu lain yang tak kalah menarik dicoba yakni nasi goreng, mie goreng, capjay, ayam, bebek, lele goreng, serta beragam gorengan (gimbal tempe, pisang goreng, ote-ote, dan pelas atau gimbal jagung.

Tak kalah menarik adalah minumnan khas dari jogja Indo Saparella yang hanya ada di Omah Pepeg. Tak hanya itu, juga ada wedang uwuh, wedang rempah, es pepeg, dan masih banyak lagi.

Cocok dinikmati berbagai suasana. Tempat outdoor yang jauh dari kebisingan, semakin membuat pengunjung bisa menikmati suasana dengan syahdu. Terutama saat malam hari.

Segera reservasi ke nomor admin Omah Pepeg, bisa melalui Whatsapp ke 089669669696. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Omah Pepeg #Tuban #kuliner #Semanding