RADARTUBAN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh kekayaan dunia kuliner tradisional Indonesia di panggung internasional.
Dalam rilis terbaru panduan atlas kuliner dunia ternama, TasteAtlas, hidangan sate kambing khas Indonesia secara resmi dinobatkan sebagai salah satu makanan terlezat di dunia untuk edisi tahun 2026.
Pengakuan global ini menegaskan bahwa cita rasa autentik berbahan dasar rempah-rempah asli nusantara memiliki daya pikat luar biasa yang mampu menggoyang lidah para kritikus dan pencinta makanan dari berbagai belahan dunia.
TasteAtlas, yang sering kali menjadi rujukan utama para pelancong kuliner internasional dalam mencari hidangan terbaik, memberikan penilaian tinggi pada sate kambing Indonesia karena keunikan proses pengolahan dan kompleksitas rasanya.
Baca Juga: Sate Kambing Indonesia Tempati Peringkat 4 Dunia, Ungguli Pizza hingga Ramen
Kombinasi antara potongan daging kambing yang empuk, aroma panggangan arang yang khas (smoky), serta siraman saus yang kaya bumbu menjadi alasan utama mengapa kuliner ini begitu dicintai.
Di Indonesia sendiri, sate kambing disajikan dengan dua variasi saus utama yang sangat populer, yakni bumbu kacang yang gurih nan kental serta saus kecap manis berpadu dengan irisan bawang merah, tomat, dan cabai rawit segar.
Keunggulan lain yang disorot dalam ulasan tersebut adalah keberagaman teknik pembuatan sate kambing di berbagai daerah di Indonesia.
Setiap daerah memiliki karakteristik unik tersendiri, seperti Sate Kambing Tegal yang terkenal dengan penggunaan daging kambing muda atau "balibul" yang menghasilkan tekstur sangat lembut.
Ada pula Sate Klathak dari Yogyakarta yang menggunakan jeruji besi sepeda sebagai tusukannya agar panas panggangan merata hingga ke bagian dalam daging, serta Sate Madura dengan racikan bumbu kacangnya yang melegenda.
Keberagaman seni memasak inilah yang dinilai memberikan kekayaan sensorik luar biasa bagi siapa saja yang mencicipinya.
Masuknya sate kambing ke dalam daftar makanan terlezat dunia ini diharapkan mampu memberikan dampak domino yang positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air, khususnya dalam ranah wisata gastronomi.
Kuliner tradisional terbukti menjadi salah satu daya tarik utama yang mendorong wisatawan asing untuk datang dan menjelajahi keindahan Indonesia.
Pemerintah dan pelaku usaha kuliner lokal diimbau untuk memanfaatkan momentum emas ini guna terus menjaga standar kebersihan, kualitas bahan baku, dan keaslian rasa sate kambing agar tetap menjadi primadona global.
Keberhasilan sate kambing menyusul kepopuleran rendang dan pisang goreng dalam daftar elite TasteAtlas membuktikan bahwa makanan tradisional Indonesia memiliki kelas tersendiri yang sejajar dengan kuliner modern negara-negara maju lainnya.
Pengakuan internasional ini sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda Indonesia untuk tetap mencintai, melestarikan, dan dengan bangga mempromosikan warisan kuliner leluhur bangsa ke mata dunia di masa-masa yang akan datang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni