Jelajah Kuliner Istanbul, Menikmati Kofta Lokal hingga Steak Mewah di Kawasan Bersejarah

Rosiana Dwi Ramadhani • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:50 WIB
Potret Edward Halim membagikan pengalaman menjelajah sudut kota dan pasar bersejarah saat melakukan perjalanan di Istanbul. (youtube.com/ Edward Halim)
Potret Edward Halim membagikan pengalaman menjelajah sudut kota dan pasar bersejarah saat melakukan perjalanan di Istanbul. (youtube.com/ Edward Halim)

RADARTUBAN - Istanbul, Turki, tidak hanya dikenal sebagai kota bersejarah yang berada di antara benua Eropa dan Asia.

Kota ini juga menawarkan beragam pengalaman kuliner, mulai dari makanan tradisional Turki yang terjangkau hingga hidangan mewah di restoran berkelas internasional.

Keragaman tersebut terlihat dalam eksplorasi kuliner di kawasan Sultanahmet yang ditayangkan melalui kanal YouTube Edward Halim.

Baca Juga: Mengapa Negara Beriklim Dingin Sering Diidentikkan Lebih Kaya? Simak Alasannya

Wisatawan dapat menemukan berbagai pilihan makanan dengan rentang harga dan pengalaman bersantap yang berbeda.

Mulai dari sajian lokal seperti kofta, kopi khas Turki, hingga baklava dapat ditemui di berbagai sudut kota.

Di sisi lain, Istanbul juga menawarkan restoran premium dengan hidangan daging berkualitas tinggi.

Cicipi Kofta hingga Kopi Turki

Salah satu pilihan kuliner lokal yang dapat dijumpai wisatawan adalah kofta.

Olahan daging cincang yang dipanggang tersebut biasanya disajikan bersama salad segar dan nasi berbumbu.

Menu tersebut menjadi salah satu pilihan santapan ketika wisatawan menjelajahi kawasan kota.

Selain makanan berat, pengalaman kuliner Istanbul juga dapat dilengkapi dengan menikmati Turkish coffee atau kopi khas Turki.

Kue manis berlapis kacang pistasio, baklava, juga menjadi bagian dari sajian yang lekat dengan tradisi kuliner setempat.

Menikmatinya di kedai-kedai bersejarah dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan.

Eksplorasi kuliner tersebut dapat dipadukan dengan kunjungan ke sejumlah destinasi ikonik, seperti Hagia Sophia dan Grand Bazaar yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan bersejarah di Istanbul.

"Pada akhirnya soal makanan akan selalu ada harga ada rasa, tetapi yang paling penting kalau kita makannya dengan rasa syukur pasti akan jauh lebih nikmat," ujar Edward.

Ada Steak Premium Salt Bae

Bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman bersantap dengan kelas berbeda, Istanbul juga memiliki pilihan restoran mewah.

Salah satunya Nusr-Et yang dikenal sebagai restoran milik koki Nusret Gökçe atau populer dengan julukan Salt Bae.

Restoran tersebut menawarkan hidangan daging panggang premium di kawasan Grand Bazaar.

Harga yang ditawarkan tentu berbeda jauh dibandingkan makanan lokal atau street food yang dapat ditemukan di sekitar kota.

Meski demikian, hidangan steak berkualitas tinggi tersebut tetap menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman kuliner premium.

Keragaman tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan kuliner di Istanbul tidak hanya menawarkan makanan untuk mengisi perut.

Wisatawan dapat memilih pengalaman sesuai selera dan anggaran, mulai dari mencicipi makanan lokal hingga menikmati hidangan restoran kelas atas.

Perpaduan kuliner, bangunan bersejarah, serta budaya lokal membuat perjalanan di Istanbul menawarkan pengalaman yang beragam bagi wisatawan. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
makanan tradisional turki kuliner istanbul TURKI