Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas Dana Desa Dikepras, Program Satu RT Satu APAR Tuban Sulit Terlaksana

Andreyan (An)
Penulis: Andreyan (An)❯
Baru 1.359 RT di Tuban yang bersiaga APAR, Satpol PP dan Damkar Tuban ubah skema pengadaan akibat keterbatasan alokasi anggaran desa. (Radar Tuban)
Baru 1.359 RT di Tuban yang bersiaga APAR, Satpol PP dan Damkar Tuban ubah skema pengadaan akibat keterbatasan alokasi anggaran desa. (Radar Tuban)

Advertisement

RADARTUBAN – Program penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di tingkat rukun tetangga (RT) di Kabupaten Tuban harus menyesuaikan arah.

Keterbatasan anggaran desa akibat kebijakan efisiensi membuat target semula, satu RT satu APAR, diubah menjadi satu desa minimal memiliki dua APAR.

Perubahan skema itu dilakukan agar upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap kebakaran tetap berjalan, meski kemampuan keuangan desa menurun. Satpol PP dan Damkar Tuban kini memprioritaskan pengadaan APAR di kawasan padat penduduk yang memiliki risiko kebakaran lebih tinggi.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengatakan, program satu RT satu APAR sebenarnya telah berjalan sejak 2025. Hingga akhir tahun lalu, realisasinya mencapai sekitar 20 persen. 

Dari total 6.796 RT di Kabupaten Tuban, sebanyak 1.359 RT telah memiliki APAR di lingkungannya. "Dana desa banyak kepotong banyak, di tahun ini, maka program satu RT satu APAR ini diubah menjadi satu desa minimal dua APAR," ujar Sutaji.

Advertisement

Menurut dia, pengadaan APAR akan diprioritaskan di desa-desa dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, terutama kawasan perkotaan dan permukiman yang memiliki potensi kebakaran lebih besar.

"Khususnya wilayah kota dan pemukiman yang padat penduduk kami dorong untuk segera menyiagakan APAR," katanya.

Sutaji menjelaskan, hingga akhir 2025 tercatat sekitar 47 desa telah merealisasikan program penyediaan APAR. 

Pada tahun ini, Satpol PP dan Damkar menargetkan sedikitnya ada tambahan dua desa di setiap kecamatan yang menyediakan APAR.

"Data terakhir ada sekitar 47 desa, target tahun ini minimal ada penambahan dua desa di masing-masing kecamatan yang akhirnya menyediakan APAR," ujarnya.

Advertisement
Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Damkar Tuban Bakal Diperkuat 23 Personel Baru, tapi Kebutuhan Petugas Masih Belum Ideal

Damkar Tuban Bakal Diperkuat 23 Personel Baru, tapi Kebutuhan Petugas Masih Belum Ideal

Damkar Tuban bakal mendapat tambahan 23 ASN bersertifikat pemadam kebakaran. Namun jumlah personel masih belum memenuhi kebutuhan ideal lima pos damkar.

Dua Kecamatan di Tuban Masih Lambat Terjangkau Damkar, Penambahan Pos Dinilai Mendesak

Dua Kecamatan di Tuban Masih Lambat Terjangkau Damkar, Penambahan Pos Dinilai Mendesak

Satpol PP-Damkar Tuban mencatat waktu respon kebakaran di Kecamatan Kenduruan dan Senori masih melebihi standar pelayanan.

Bumi Wali FC Agendakan Uji Coba dengan Klub Liga 2 

Bumi Wali FC Agendakan Uji Coba dengan Klub Liga 2 

Di tengah ketidakpastian jadwal Liga 4 2026/2027, Bumi Wali FC Tuban menyusun agenda uji coba melawan klub dari Liga 3, Liga 2, hingga Liga 1.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer