Dua Kapal Nelayan Karangagung Terbakar, Damkar Tuban Ingatkan Pentingnya APAR


RADARTUBAN - Dua kapal nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Karangagung, Desa Karangagung, Kecamatan Palang terbakar pada Jumat (4/9) dini hari.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.20 WIB itu menghanguskan dua kapal milik nelayan bernama Tulus dan Sahab.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 400 juta.
Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya proteksi kebakaran di kapal nelayan.
Dia berharap para nelayan tidak menganggap sepele aspek keselamatan, termasuk dengan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap kapal penangkap ikan.
‘’Jika memiliki APAR, paling tidak munculnya sumber api dapat dikendalikan sejak dini. Ini sangat penting, terutama menekan risiko buruk yang terjadi di perairan,’’ ungkap dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Menurut Sutaji, kapal nelayan memiliki sejumlah potensi bahaya kebakaran. Di antaranya mesin dan bahan bakar yang menjadi sumber risiko dan perlu diwaspadai.
‘’Jangan hanya memikirkan kondisi mesin untuk menujang aktivitas melaut. Aspek keselamatan juga harus diperkuat,’’ jelas mantan sekretaris Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban itu.
Terkait tingkat kepatuhan nelayan terhadap proteksi kebakaran di kapal, Sutaji mengatakan pihaknya akan memperkuat sosialisasi mengenai keselamatan kebakaran kepada para nelayan.
‘’Ke depan sepertinya harus ada sosialisasi mengenai hal ini kepada nelayan, sebab ini sangat perlu yang sifatnya penting untuk menjaga keselamatan para nelayan saat beraktifitas di atas kapal,’’ bebernya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




