Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Kapal Nelayan Karangagung Terbakar, Damkar Tuban Ingatkan Pentingnya APAR

Andreyan (An)
Penulis: Andreyan (An)❯
Petugas Damkar Tuban melakukan pemadaman api di salah satu kapal nelayan Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Jumat dini hari (4/9). (Damkar untuk Radar Tuban)
Petugas Damkar Tuban melakukan pemadaman api di salah satu kapal nelayan Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Jumat dini hari (4/9). (Damkar untuk Radar Tuban)

Advertisement

RADARTUBAN - Dua kapal nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Karangagung, Desa Karangagung, Kecamatan Palang terbakar pada Jumat (4/9) dini hari.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.20 WIB itu menghanguskan dua kapal milik nelayan bernama Tulus dan Sahab.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Advertisement

Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tuban Sutaji mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya proteksi kebakaran di kapal nelayan.

Dia berharap para nelayan tidak menganggap sepele aspek keselamatan, termasuk dengan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap kapal penangkap ikan.

Advertisement

‘’Jika memiliki APAR, paling tidak munculnya sumber api dapat dikendalikan sejak dini. Ini sangat penting, terutama menekan risiko buruk yang terjadi di perairan,’’ ungkap dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Menurut Sutaji, kapal nelayan memiliki sejumlah potensi bahaya kebakaran. Di antaranya mesin dan bahan bakar yang menjadi sumber risiko dan perlu diwaspadai.

‘’Jangan hanya memikirkan kondisi mesin untuk menujang aktivitas melaut. Aspek keselamatan juga harus diperkuat,’’ jelas mantan sekretaris Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban itu.

Terkait tingkat kepatuhan nelayan terhadap proteksi kebakaran di kapal, Sutaji mengatakan pihaknya akan memperkuat sosialisasi mengenai keselamatan kebakaran kepada para nelayan.

‘’Ke depan sepertinya harus ada sosialisasi mengenai hal ini kepada nelayan, sebab ini sangat perlu yang sifatnya penting untuk menjaga keselamatan para nelayan saat beraktifitas di atas kapal,’’ bebernya. 

Advertisement
Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Relawan Damkar di HSU Kalsel Gugur Tersengat Listrik Saat Padamkan Api

Relawan Damkar di HSU Kalsel Gugur Tersengat Listrik Saat Padamkan Api

Seorang relawan damkar di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memadamkan kebakaran rumah.

Damkar Tuban Bakal Diperkuat 23 Personel Baru, tapi Kebutuhan Petugas Masih Belum Ideal

Damkar Tuban Bakal Diperkuat 23 Personel Baru, tapi Kebutuhan Petugas Masih Belum Ideal

Damkar Tuban bakal mendapat tambahan 23 ASN bersertifikat pemadam kebakaran. Namun jumlah personel masih belum memenuhi kebutuhan ideal lima pos damkar.

Dua Kecamatan di Tuban Masih Lambat Terjangkau Damkar, Penambahan Pos Dinilai Mendesak

Dua Kecamatan di Tuban Masih Lambat Terjangkau Damkar, Penambahan Pos Dinilai Mendesak

Satpol PP-Damkar Tuban mencatat waktu respon kebakaran di Kecamatan Kenduruan dan Senori masih melebihi standar pelayanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer